Selasa, 16 Jun 2026 03:51 WIB

65 Petasan dan 20 Balon Udara Siap Pakai Diamankan di Trenggalek

Polisi menunjukkan petasan dan balon udara yang diamankan saat lebaran ketupat. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Polisi menunjukkan petasan dan balon udara yang diamankan saat lebaran ketupat. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan petasan dan balon udara berhasil diamankan petugas gabungan saat perayaan Lebaran ketupat di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Petasan dan balon udara tersebut disita sebelum berhasil diterbangkan.

Kapolsek Durenan, AKP Sunawir mengatakan, petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan PLN melaksanakan operasi gabungan Lebaran ketupat. Operasi ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan. Mereka menyasar balon udara dan petasan yang biasa diterbangkan warga saat Lebaran ketupat.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Operasi telah kami lakukan sejak pagi, untuk mencegah potensi gangguan keamanan dalam momen lebaran ketupat," ujarnya, Senin (07/04/2025).

Dari razia ini, petugas berhasil mengamankan 65 petasan dan 20 balon udara siap pakai. Namun petugas belum dapat mengamankan pemilik barang berbahaya tersebut. Mereka kabur saat petugas melakukan razia.

Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuat petasan dan balon udara tersebut. Mengingat, barang itu dapat membahayakan keselamatan warga dan menimbulkan kerugian material.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kami berhasil mengamankan petasan dan balon udara yang akan diterbangkan. Tapi saat kami mau amankan pelaku kabur, untuk pelaku masih dalam penyelidikan," terangnya.

Balon udara dan petasan yang diamankan ini memiliki ukuran beragam. Untuk petasan paling besar memiliki diameter 30 centimeter. Sedangkan balon udara terbesar mencapai diameter 1 meter dengan tinggi 15 meter.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Puluhan petasan dan balon udara diamankan dari empat wilayah. Di antaranya, Desa Durenan, Gador, Malasan dan Sumbergayam.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuat petasan dan balon udara, karena dapat membahayakan keselamatan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.