Rabu, 17 Jun 2026 13:43 WIB

2 Rumah Warga Bangkalan Hangus usai Sahur, Diduga Akibat Korsleting

Rumah usai hangus terbakar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Rumah usai hangus terbakar. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nasib malang dialami oleh Hasan, warga Dusun Beled Desa Patenteng Kecamatan Modung, Bangkalan. Pasalnya, 2 rumah miliknya hangus terbakar sekitar pukul 03.45 WIB.

Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Bangkalan, Ortis Iskandar mengatakan kebakaran bermula saat Hasan dan keluarganya sahur di musala yang berada di halaman rumahnya.

Baca Juga: Lansia di Jember Tewas Terbakar dalam Rumah gegara Puntung Rokok

Usai menyantap sahur, sekeluarga itu, lalu tidur di musala sambil menunggu waktu salat subuh. Namun, sekitar pukul 03.45 WIB, api mulai muncul dari dapur rumahnya.

"Material rumah didominasi terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat menyambar," ungkapnya, Kamis (27/3/2025).

Ia mengatakan, pihak pemadam kebakaran baru mendapatkan laporan pada jam 04.00 WIB saat api sudah membesar. 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

Baca Juga: Rumah di Sugio Lamongan Terbakar, 1 Kambing Ikut Terpanggang

"Ya kesana itu bisa dibilang sudah telat, karena laporan masuk ke kami, api sudah besar," imbuhnya.

Diduga kebakaran terjadi akibat korsleting listrik pada kabel kulkas yang ada di dapur rumah korban. Akibatnya, api menjalar hingga membesar dan melalap rumah itu.

"Itu bangunannya berdempetan, jadi ada dua rumah yang terbakar dan ada satu motor. Diperkirakan kerugian Rp100 juta," jelasnya.

Baca Juga: Rumah Dua Lantai di Sawahan Surabaya Terbakar, Diduga Dipicu Obat Nyamuk Bakar

Ia memastikan, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sebab, saat kebakaran terjadi semua anggota keluarga Hasan tidak di dalam rumah.

"Semuanya selamat karena mereka semua di mushola. Lalu di dekat bangunan itu ada ternak juga dan sudah diselamatkan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.