Selasa, 16 Jun 2026 23:00 WIB

Klinik Mata di Trenggalek Bagikan 1000 Kacamata Gratis bagi Driver Ojol

Driver Ojol di Trenggalek saat memeriksa kondisi mata. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Driver Ojol di Trenggalek saat memeriksa kondisi mata. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Klinik mata di Trenggalek membagikan kacamata gratis kepada sejumlah ojek online (ojol). Mereka juga memberikan pemeriksaan mata gratis terhadap driver ojol ini. Aksi bagi kacamata dan pemeriksaan mata gratis ini merupakan salah satu upaya memberikan THR bagi para Ojol.

Ketua Yayasan Eyelink Foundation, Rabbani mengatakan pihaknya menggandeng Klinik mata KMU dalam program ini. Total mereka sudah membagikan 1000 kacamata gratis kepada ojol di daerah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Bangkalan.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Sebelum mendapatkan kacamata, mereka terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatan matanya.

“THR untuk ojol ini diinisiasi oleh Eyelink Foundation, dimana salah satu pendukung atau pelaksananya adalah RS & Klinik Mata KMU, National Eye Center, serta Optik Natamata,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).

Dari hasil pemeriksaan kesehatan, 92 persen ojol ternyata membutuhkan alat bantu penglihatan untuk memudahkan aktivitasnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Beberapa driver ojol mengalami gangguan penglihatan sehingga membutuhkan kacamata. Mereka membutuhkan kacamata baru, baik kacamata minus, silinder, hingga plus.

“Total kita memberi 1.000 kacamata gratis untuk di berbagai lokasi, mulai dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Bangkalan," tuturnya.

Salah seorang driver ojol, Hadi Suryanto mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Selama ini aktivitas berkendara di malam hari terasa cukup sulit.

Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Biaya ganti kacamata minus silinder miliknya juga dianggap cukup mahal. Hal ini membuatnya mengurungkan niat membeli kacamata baru.

“Beberapa kali lihat jalan burem, dari awal memang merasa butuh kacamata sepertinya, terimakasih bisa mendapat kacamata baru, ” pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.