Klinik Mata di Trenggalek Bagikan 1000 Kacamata Gratis bagi Driver Ojol
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Rabu, 26 Mar 2025 17:05 WIB
jatimnow.com - Klinik mata di Trenggalek membagikan kacamata gratis kepada sejumlah ojek online (ojol). Mereka juga memberikan pemeriksaan mata gratis terhadap driver ojol ini. Aksi bagi kacamata dan pemeriksaan mata gratis ini merupakan salah satu upaya memberikan THR bagi para Ojol.
Ketua Yayasan Eyelink Foundation, Rabbani mengatakan pihaknya menggandeng Klinik mata KMU dalam program ini. Total mereka sudah membagikan 1000 kacamata gratis kepada ojol di daerah Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Bangkalan.
Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight
Sebelum mendapatkan kacamata, mereka terlebih dahulu diperiksa kondisi kesehatan matanya.
“THR untuk ojol ini diinisiasi oleh Eyelink Foundation, dimana salah satu pendukung atau pelaksananya adalah RS & Klinik Mata KMU, National Eye Center, serta Optik Natamata,” ujarnya, Rabu (26/3/2025).
Dari hasil pemeriksaan kesehatan, 92 persen ojol ternyata membutuhkan alat bantu penglihatan untuk memudahkan aktivitasnya.
Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung
Beberapa driver ojol mengalami gangguan penglihatan sehingga membutuhkan kacamata. Mereka membutuhkan kacamata baru, baik kacamata minus, silinder, hingga plus.
“Total kita memberi 1.000 kacamata gratis untuk di berbagai lokasi, mulai dari Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, dan Bangkalan," tuturnya.
Salah seorang driver ojol, Hadi Suryanto mengaku sangat terbantu dengan program tersebut. Selama ini aktivitas berkendara di malam hari terasa cukup sulit.
Baca Juga: Puluhan Ulama di Probolinggo Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Biaya ganti kacamata minus silinder miliknya juga dianggap cukup mahal. Hal ini membuatnya mengurungkan niat membeli kacamata baru.
“Beberapa kali lihat jalan burem, dari awal memang merasa butuh kacamata sepertinya, terimakasih bisa mendapat kacamata baru, ” pungkasnya.
Editor : Endang Pergiwati