Rabu, 17 Jun 2026 03:50 WIB

Tokoh NU Optimistis Prabowo Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Gus Hans (foto: Ni'am/jatimnow.com)
Gus Hans (foto: Ni'am/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), KH Zahrul Azhar Asumta atau Gus Hans, menyatakan optimismenya terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. 

Menurutnya, ketegasan Prabowo dapat memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat, yang menjadi faktor utama dalam perputaran ekonomi.

Baca Juga: Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

"Ekonomi tumbuh dari optimisme masyarakat terhadap perputaran uang. Jika publik memiliki kepercayaan (trust) terhadap pemerintah, maka pertumbuhan ekonomi yang positif akan terjadi," ujar Gus Hans, Rabu (26/3/2025).

Namun, Mantan Cawagub Jatim 2024 itu menegaskan bahwa target tersebut tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah pusat. Peran gubernur dan kepala daerah di setiap wilayah menjadi sangat penting dalam mendukung kebijakan nasional. 

Baca Juga: Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet

"Ini pekerjaan rumah (PR) berat bagi para pimpinan daerah. Semua ini bisa terwujud jika mereka satu barisan dan sejalan dengan arahan Pak Prabowo," tambahnya.

Terkait tantangan di Jawa Timur, Gus Hans menyoroti masih tingginya disparitas ekonomi di beberapa daerah. Selama ini, banyak yang menganggap pertumbuhan ekonomi rendah hanya terjadi di Madura. Namun, menurutnya, ketimpangan ekonomi juga terjadi di wilayah Mataraman.

Baca Juga: Sapi Gemoy Hewan Kurban Presiden Prabowo di Tulungagung Bernama Fajar

"Jika infrastruktur semakin baik, maka disparitas ekonomi bisa ditekan. Pemerataan pembangunan akan mewujudkan harapan yang disampaikan Pak Prabowo," tuturnya.

Gus Hans pun berharap kebijakan ekonomi yang dijalankan ke depan dapat memberikan manfaat merata bagi seluruh masyarakat, terutama di daerah yang masih tertinggal dalam pembangunan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.