Minggu, 21 Jun 2026 13:39 WIB

Dishub Ponorogo Terapkan Pembatasan Angkutan Barang Selama Lebaran 2025

Kepala Dishub Ponorogo, Wahyudi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Kepala Dishub Ponorogo, Wahyudi. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mengumumkan pembatasan operasional angkutan barang selama periode Lebaran 2025. 

Pembatasan ini berlaku baik di jalur nasional, provinsi, maupun kabupaten di Ponorogo, yang dimulai pada Senin (24/3/2025) hingga Selasa (8/4/2025).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala Dishub Ponorogo, Wahyudi, menjelaskan bahwa pembatasan ini mencakup kendaraan angkutan barang yang memiliki sumbu tiga atau lebih, mobil barang dengan kereta tempelan atau gandengan, serta kendaraan yang mengangkut hasil tambang, galian, dan bahan bangunan. 

Pembatasan tersebut sesuai dengan Keputusan Bersama berbagai pihak, termasuk Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Perhubungan Laut, dan Bina Marga.

“Jalan di Kabupaten Ponorogo akan disesuaikan dengan kebijakan pusat, sesuai dengan Keputusan Bersama. Pembatasan ini juga berlaku untuk kendaraan angkutan tambang di jalur kabupaten,” ujar Wahyudi pada Selasa (25/3/2025).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Pembatasan operasional angkutan barang ini didasarkan pada Keputusan Bersama yang melibatkan beberapa instansi terkait, di antaranya Dirjen Hubungan Darat, Dirjen Perhubungan Laut, Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Dirjen Bina Marga, dengan nomor Keputusan seperti KP-DRJD 1099 Tahun 2025 dan lainnya.

Pembatasan ini berlaku dari pukul 00.00 WIB pada 24 Maret 2025 hingga 00.00 WIB pada 8 April 2025, dan mencakup jalan provinsi, nasional, kabupaten, serta kota. Untuk jalan kabupaten, pembatasan akan diberlakukan di beberapa jalur seperti arah Ngebel, Sawoo, dan Sampung.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Wahyudi menambahkan, Dishub Ponorogo telah menyiapkan pengawasan ketat dengan menempatkan petugas di sejumlah titik strategis.

“Kami tempatkan seperti Pospam di Mlilir, terminal, pasar Legi, dan Telaga Ngebel, guna memastikan kelancaran dan keamanan arus lalu lintas selama masa Lebaran,” pungkasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.