Kamis, 18 Jun 2026 07:37 WIB

Bupati Fawait Teken Kelengkapan Pengajuan 2 Pahlawan Nasional dari Jember

  • Penulis :
  • | Selasa, 18 Mar 2025 09:45 WIB
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menandatangani berkas kelengkapan persyaratan pengajuan pahlawan nasional. (Foto: tangkapan layar medsos)
Bupati Jember Muhammad Fawait saat menandatangani berkas kelengkapan persyaratan pengajuan pahlawan nasional. (Foto: tangkapan layar medsos)

jatimnow.com - Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Sebab itu, Bupati Muhammad Fawait penuh effort menandatangan persyaratan kelengkapan pengajuan pahlawan nasional asal Jember KH Achmad Shidiq dan Letkol Muhammad Sroedji.

Semangat itu terlihat saat Gus Fawait menandatangani surat tersebut di tengah-tengah kesibukannya di luar kantor. Di media sosial, terekam Gus Fawait membubuhkan tanda tangannya beralaskan kap mobil dinas.

Baca Juga: Gowes 10 KM, Bupati Jember Jadikan OSMA Ajang Perkuat Soliditas Birokrasi

"Bagi kita tidak ada tempat untuk tidak produktif untuk bekerja. Ini kita tanda tangai berkas untuk melengkapi persyaratan pengajuan pahlawan nasional atas nama...masya Allah...beliau ulama besar. KH Achmad Shidiq dan Letkol Sroedji," ucap Gus Fawait, terekam di akun medsos resminya dilihat redaksi, Selasa (18/3/2025).

"Di manapun saya berada, kalau butuh tanda tangan, saya bisa langsung tanda tangani," tegas pasangan Djoko Susanto ini.

KH. Achmad Shiddiq

Dilansir laman Wikipedia, KH Achmad Shiddiq lahir dengan nama kecilnya, Achmad Muhammad Hasan, di Jember pada hari Ahad Legi 10 Rajab 1344 (tanggal 24 Januari 1926).

Baca Juga: Jember MPP Mini Terbanyak di Tapal Kuda, Warga Kini Tak Perlu ke Kota

Ia adalah putra bungsu Kiai Shiddiq dari lbu Nyai H. Achmad ditinggalkan ibunya pada usia 4 tahun, kemudian ayahnya pada usia 8 tahun. Karena itu, kakaknya, Kiai Mahfudz Shiddiq, bertugas mengasuh Achmad, sedangkan Kiai Halim Shiddiq mengasuh Abdullah yang masih berumur 10 tahun. Ada yang menduga, bahwa bila Achmad terkesan banyak mewarisi sifat dan gaya berpikir kakaknya (Kiai Mahfudz Shiddiq).

Setelah waktu berlalu, Kiai Mahfudz mengirim Achmad untuk menimba ilmu di Tebuireng. Semasa di Tebuireng, Kyai Hasyim melihat potensi kecerdasan pada Achmad, sehingga, kamarnya pun dikhususkan oleh Kiai Hasyim. Achmad dan beberapa putra-putra kiai dikumpulkan dalam satu. kamar.

Karena kepribadiannya yang tenang, Achmad disegani oleh teman-temannya. Di pondok Tebuireng itu pula, Kiai Achmad berteman dengan Kiai Muchith Muzadi, yang kemudian hari menjadi mitra diskusinya dalam merumuskan konsep-konsep strategis, khususnya menyangkut ke-NU-an, seperti buku Khittah Nandliyah, Fikroh Nandliyah, dan sebagainya.

Baca Juga: Sampaikan LKPJ, Bupati Gus Fawait Buktikan Komitmen Cetak SDM Unggul

Kecerdasan dan kepiawaiannya berpidato, menjadikan Achmad sangat dekat hubungannya dengan Wahid Hasyim. Kyai Wahid telah membimbing Kiai Achmad dalam Madrasah Nidzomiyah. Ketika Wahid Hasyim memegang jabatan ketua MIAI, ketua NU dan Menteri Agama, Achmad Shiddiq dipercaya sebagai sekretaris pribadinya.

Letkol Muhammad Sroedji

Letnan Kolonel Inf. (Anumerta) Mohammad Sroedji (1 Februari 1915 – 8 Februari 1949) merupakan tentara yang berjuang di Kabupaten Jember melawan penjajah Belanda. Ia Gugur akibat berondongan peluru pasukan Belanda pada tahun 1949. Pada tahun 2016, Presiden Joko Widodo menganugerahkan Tanda Kehormatan Republik Indonesia Bintang Mahaputera Utama kepada Alm. Letkol inf. (Anumerta) Mohammad Sroedji.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.