Kamis, 18 Jun 2026 07:03 WIB

Ramadan Now 2025

Berkah Ramadan, Omzet Penjualan Kaligrafi di Tulungagung Naik 200 Persen

Komarudin menunjukkan kaligrafi karyanya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Komarudin menunjukkan kaligrafi karyanya. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bulan suci Ramadan membawa berkah tersendiri bagi perajin kaligrafi di Kabupaten Tulungagung. Salah satunya, Komarudin, warga Desa Sumberejo kulon, Kecamatan Ngunut. Omzet penjualan meningkat hingga 200 persen dibanding hari biasa.

Dibantu istrinya, Komarudin pun sibuk mengerjakan pesanan kaligrafi berbagai ukuran.

Baca Juga: Mandiri Gelar Safari Ramadan

Komarudin mulai menggeluti usaha kaligrafi ini sejak 1994 lalu. Saat itu, Komarudin banyak mendapat pesanan menulis kaligrafi untuk keperluan kelahiran anak hingga menyambut haji.

Usaha kaligrafi ini mendapat sambutan luas. Atas permintaan pasar, Komarudin lalu mulai menggarap kaligrafi dengan model bordir dan silikon.

"Alhamdulilah untuk bulan Ramadan ini pesanan mengalami peningkatan dibanding biasanya," ujarnya, Senin (17/3/2025).

Dalam mengerjakan kaligrafi ini, Komarudin biasa menggunakan khot Tsuluts dan Naskhi. Diperlukan ketelatenan dan ketekunan untuk mengerjakan pesanan kaligrafi ini, terutama yang berukuran besar seperti membuat replika kiswah kabah.

Proses pengerjaan dilakukan dengan beberapa tahap, dimulai dengan pembuatan sketsa pada kain beludru menggunakan kapur tulis.

Baca Juga: Dinkes Kota Kediri Bagikan Tips Puasa Sehat bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Selanjutnya, secara hati-hati lem silikon dilelehkan dan dilukiskan pada kain beludru sesuai sketsa. Lelehan lem yang mengeras dan membentuk kaligrafi kemudian dilakukan pewarnaan menggunakan kertas prada berwarna emas maupun silver.

Kaligrafi model silikon ini banyak diminati karena harganya relatif lebih terjangkau daripada berbahan bordir.

"Karya kaligrafi saya dijual mulai harga Rp400 ribu sampai jutaan rupiah tergantung ukuran dan bahan," terangnya.

Baca Juga: PWI Gresik Gelar Santunan Anak Yatim di Ramadan 2026 Bersama Bupati dan Baznas

Pada bulan Ramadan ini, omzet produksinya mengalami peningkatan signifikan. Jika pada hari biasa hanya mengerjakan 4 sampai 5 kaligrafi berukuran besar, pada bulan suci ini order yang masuk mencapai lebih dari 10 unit.

Kaligrafi yang paling banyak diminati adalah tulisan ayat kursi dan ayat seribu dinar.

"Kalau untuk ayat 1.000 dinar atau ayat kursi itu pengerjaannya membutuhkan waktu sekitar semingguan, tapi kalau yang simpel seperti tulisan Allah atau Mohammad satu hari bisa jadi," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.