Minggu, 21 Jun 2026 19:04 WIB

3 Pengemis di Ponorogo Berpenghasilan Fantastis, Capai Rp 12 Juta per Bulan

Dinsos P3A Ponorogo usai melakukan penertiban terhadap para pengemis. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Dinsos P3A Ponorogo usai melakukan penertiban terhadap para pengemis. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo kembali melakukan penertiban terhadap para pengemis. Dalam operasi kali ini, 3 pengemis dengan disabilitas berhasil diamankan di beberapa lokasi.

Ketiga pengemis tersebut berasal dari luar daerah, yaitu S asal Kota Blitar, DU dari Kabupaten Sragen, dan M dari Kabupaten Madiun. Mereka diketahui memperoleh penghasilan yang cukup fantastis, mencapai Rp400 ribu per hari atau sekitar Rp12 juta per bulan.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Kami mendapati mereka kembali mengemis setelah mendapatkan pembinaan. Bahkan, saat diperiksa, mereka memiliki 4 handphone android keluaran terbaru,” ujar Kepala Dinsos P3A Ponorogo, Supriyadi, Rabu (12/3/2025). 

Supriyadi mengungkapkan, pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keberadaan pengemis dan pengamen di perempatan jalan. Oleh karena itu, penertiban telah dilakukan dalam sepekan terakhir. 

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Salah satu pengemis, berinisial DU dari Sragen, mulai mengemis sejak pukul 09.00 WIB dan ditertibkan pada pukul 11.45 WIB dengan hasil Rp174 ribu. Jika dihitung rata-rata, dalam sehari mereka bisa mendapatkan sekitar Rp400 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, pengemis berinisial S dari Blitar mengumpulkan uang sebesar Rp340 ribu dalam satu hari. Saat diperiksa, petugas menemukan 4 ponsel android di dalam tasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

“Mereka ini sudah berulang kali ditertibkan dan diberikan layanan rehabilitasi, tetapi kembali ke jalan untuk mengemis. Mereka sengaja datang ke Ponorogo karena masyarakat di sini dikenal pemurah,” tambahnya.

Dinsos P3A Ponorogo mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis guna mengurangi praktik eksploitasi dan mendorong mereka untuk mendapatkan bantuan melalui jalur yang lebih tepat.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.