Selasa, 16 Jun 2026 21:28 WIB

Ngabuburit Unik, Pemuda di Ponorogo Tunggangi Sapi untuk Beli Takjil

Akbar Chasby Mahendra, warga Desa Kunti, Bungkal, Ponorogo, saat menunggang sapi keliling desa untuk membeli takjil. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Akbar Chasby Mahendra, warga Desa Kunti, Bungkal, Ponorogo, saat menunggang sapi keliling desa untuk membeli takjil. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Ngabuburit menjelang berbuka puasa biasanya identik dengan jalan-jalan menggunakan motor atau mobil. Namun pemuda di Ponorogo ini memilih cara yang unik, yaitu dengan menunggangi sapi peliharaannya saat berburu takjil.

Akbar Chasby Mahendra, warga Desa Kunti, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, memilih berkuda sapi keliling desa untuk membeli takjil. Pemuda berusia 24 tahun ini memang sehari-hari berprofesi sebagai penjual dan peternak sapi.

Baca Juga: Ngabuburit Produktif Ala Polres Gresik! Bisa Perpanjang SIM Sekalian Dapat Takjil Gratis

“Sapinya biar sehat dan jinak. Terus ya gabut sih,” ujar Akbar sambil bercanda, Sabtu (8/3/2025).

Sapi berwarna putih miliknya yang diberi nama Michael ini tidak hanya dijadikan alat transportasi, tetapi juga didandani bak kuda model. Akbar melengkapinya dengan pelana, kalung, tali kendali, dan lonceng sapi sebelum menungganginya berkeliling desa.

Saat berkeliling, Akbar mampir ke perempatan Desa Bancar untuk membeli es buah. Aksinya sontak menarik perhatian warga sekitar. Menurut Akbar, sapi jenis Peranakan Ongole (PO) ini baru satu bulan terakhir ia latih untuk berjalan jauh.

Baca Juga: Mandiri Gelar Safari Ramadan

“Di Ponorogo, sapi putih seperti ini jarang ditemui. Kalaupun ada, biasanya hanya dikandangkan, tidak ditunggangi. Ini juga sekalian mengenalkan ke anak muda bahwa beternak sapi bisa jadi usaha yang menjanjikan,” tambahnya.

Akbar mengaku sudah tiga kali ngabuburit bersama sapi dan kerap menjadi pusat perhatian warga. Beberapa orang bahkan mengabadikan momen tersebut dengan foto dan video.

Salah satu penjual es buah di lokasi tersebut, Eka Nur Safitri, mengaku sempat terkejut ketika melihat sapi mendekati lapaknya.

Baca Juga: Dinkes Kota Kediri Bagikan Tips Puasa Sehat bagi Ibu Hamil dan Menyusui

“Nggak takut sih, tapi kaget aja. Soalnya jarang banget ada yang jalan-jalan pakai sapi seperti kuda,” ujarnya.

Aksi unik Akbar ini tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menunjukkan cara kreatif dalam menikmati momen Ramadan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.