Minggu, 14 Jun 2026 18:24 WIB

11 Remaja di Ponorogo Diamankan Polisi, Diduga Bakal Perang Sarung

11 Remaja yang diamankan Polsek Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
11 Remaja yang diamankan Polsek Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Ponorogo mengamankan 11 remaja yang diduga akan melakukan perang sarung di 2 lokasi, yakni Alun-Alun Ponorogo dan Stadion Batoro Katong, Rabu (5/3/2025) dini hari.

Kapolsek Ponorogo, AKP Catur Juli Hermawan, mengatakan bahwa pihaknya menggelar patroli setelah menerima laporan keresahan warga terkait maraknya perang sarung menjelang sahur.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Hasilnya, petugas mendapati sejumlah remaja yang membawa sarung yang telah dimodifikasi dan disembunyikan di bawah jok motor mereka.

“Anak-anak ini kami amankan karena diduga akan melakukan perang sarung,” ujar AKP Catur.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Mirisnya, seluruh remaja yang diamankan masih berusia 14 tahun dan duduk di bangku kelas 2 SMP. Mereka langsung dibawa ke Mapolsek Ponorogo Kota untuk didata dan diberi pembinaan. Selain itu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita sejumlah sarung yang sudah dimodifikasi untuk perang serta beberapa sepeda motor yang digunakan oleh mereka.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Diketahui, perang sarung kerap terjadi di beberapa titik di Ponorogo, terutama di kawasan Jalan Suromenggolo atau yang biasa disebut Jalan Baru serta Alun-Alun Ponorogo. Aksi tersebut bahkan sempat viral di media sosial, menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

Pihak kepolisian mengimbau agar orang tua lebih mengawasi anak-anak mereka, terutama saat bulan Ramadan, guna mencegah aksi serupa terulang kembali.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.