Senin, 22 Jun 2026 10:58 WIB

Retribusi Pasar Naik 100 Persen Tak Naikkan PAD Jember, Ini Keputusan Gus Fawait

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 04 Mar 2025 15:09 WIB
Sebelum ke pendopo bupati, Gus Fawait turunkan retribusi Pasar Tanjung (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)
Sebelum ke pendopo bupati, Gus Fawait turunkan retribusi Pasar Tanjung (Foto: Diskominfo for jatimnow.com)

jatimnow.com - Adanya kenaikan retribusi pasar yang dikeluhkan sejumlah pedagang di Pasar Tanjung Tradisional, membuat Bupati Jember Muhammad Fawait geram.

Retribusi pasar yang naik 100 hingga 200 persen ini dirasakan terlalu berat bagi para pedagang. Namun di sisi lain, ternyata kenaikan tersebut tidak berdampak kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

"Saya pikir dengan kenaikan 100 persen kemarin itu, tidak ada kenaikan signifikan dalam PAD. Malah justru ada penurunan PAD kita," kata Bupati Gus Fawait, Senin malam (3/2/2025).

"Sudah pedagang kita bebani, malah PAD kita tidak naik signifikan dan malah turun," sambungnya.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Sesuai janjinya semasa kampanye Pilkada kemarin kepada para pedagang, dan juga kunjungannya ke Pasar Tanjung usai dilantik sebelum menginjakkan kaki di pendopo Wahyawibawagraha, akan ia tepati.

"Maka kita turunkan retribusi pasar, itu sebagai bentuk keberpihakan Pemerintah Kabupaten Jember yang baru, kepada ekonomi wong cilik (orang kecil), ditambah pasar tradisional," ungkapnya.

Dengan berpihak kepada orang kecil dan sejumlah pedagang pasar tradisional, maka Jember Baru, Jember Maju akan terwujud.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Itu sih semangat kita dan itu harus kita lanjutkan. Bukan cuma retribusi dari pasar, banyak yang bisa digali untuk meningkatkan PAD," ungkapnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.