Sabtu, 20 Jun 2026 03:02 WIB

Kemenag Ponorogo Pantau Hilal Jumat Sore di Lokasi Ini

Pemantauan hilal 2024 lalu di Ponoes Joresan Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pemantauan hilal 2024 lalu di Ponoes Joresan Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ponorogo akan menggelar pemantauan rukyatul hilal untuk menentukan awal Ramadan 1446 H pada Jumat (28/2/2025) sore.

Kepala Kemenag Ponorogo, Nurul Huda, mengungkapkan bahwa pemantauan hilal akan dilakukan di satu titik, yaitu Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Islam Joresan, yang terletak di Desa Joresan, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Pemantauan rukyatul hilal akan dilakukan pukul 16.00 WIB di Ponpes Al-Islam Joresan. Kami memilih lokasi ini karena memiliki peralatan yang lebih canggih dibanding tahun sebelumnya,” ujar Nurul Huda, Kamis (27/2/2025).

Ia menambahkan bahwa pemantauan ini akan melibatkan berbagai pihak terkait. Selain sebagai upaya menentukan awal Ramadan, kegiatan ini juga memiliki nilai ibadah.

“Melihat hilal atau tidak, yang penting kita melaksanakan rukyatul hilal sesuai dengan perintah agama,” jelasnya.

Baca Juga: CPNS UIN KHAS Jember Dilantik, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas

Nurul Huda juga menyinggung perbedaan metode penentuan awal Ramadan antara Muhammadiyah dan pemerintah.

Menurutnya, Muhammadiyah menggunakan metode hisab untuk menentukan awal bulan, sedangkan pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) mengombinasikan hisab dengan rukyatul hilal.

“Penghitungan yang dilakukan melalui hisab tetap diperkuat dengan rukyatul hilal agar sesuai dengan realitas di lapangan,” terangnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Terkait kemungkinan awal Ramadan 2025 bertepatan antara Muhammadiyah dan pemerintah, Nurul Huda menyarankan masyarakat menunggu hasil sidang isbat.

“Kita lihat bersama nanti. Muhammadiyah telah menetapkan 1 Maret sebagai awal Ramadan, sedangkan pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.