Rabu, 22 Jul 2026 08:26 WIB

4 Pasien Anak DBD di Tulungagung Meninggal Dunia pada Awal 2025

Petugas saat melakukan foging di sebuah sekolah di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan foging di sebuah sekolah di Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hingga Februari ini, 4 pasien anak Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tulungagung meninggal dunia. Angka kasus kematian DBD dinilai cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya.

Pihak Dinas Kesehatan setempat telah melakukan penyelidikan epidemiologi pasca-ditemukannya kasus kematian ini. Mereka juga melakukan foging di sekolah maupun rumah pasien.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Tulungagung, Desi Lusiana Wardani mengatakan total angka kasus DBD sejak bulan Januari hingga pertengahan Februari ini mencapai 198 kasus.

Dari jumlah tersebut, 4 pasien anak meninggal dunia. Pasien yang meninggal ini berasal dari 3 kecamatan, yakni Pakel, Sumbergempol dan Kedungwaru.

"Angka kematian ini dirasa cukup besar mengingat kita masih berada di awal tahun," ujarnya, Jumat (21/02/2025).

Secara jumlah, kasus terjadi penurunan dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama. Namun angka kematiannya cenderung meningkat. Selama tahun 2024 lalu, terdapat 17 kasus kematian karena penyakit DBD.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"Kalau melihat data di dua bulan pertama tahun 2025 sudah 4 kasus kematian. Ini ada potensi bertambah, ya kita berharap ini berhenti di sini, " tuturnya.

Pihak Dinas Kesehatan sendiri terus menggencarkan sosialisasi Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) ke masyarakat. Cara ini dinilai sangat ampuh untuk menekan angka kasus DBD.

Hal tersebut terbukti di tahun lalu saat pemerintah secara masif menggencarkan kegiatan PSN setiap hari Jumat. Pascakegiatan tersebut, pertumbuhan angka kasus menurun hingga 75 persen.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

"Yang paling efektif menekan angka kasus ya melalui PSN, ini sudah terbukti di tahun lalu," pungkasnya.

Reporter : Bramanta Pamungkas
Capt : Petugas saat melakukan foging di sebuah sekolah di Tulungagung

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.