Kamis, 18 Jun 2026 18:42 WIB

Warga Wonanti Trenggalek Tanam Pohon Pisang Protes Jalan Rusak Belasan Tahun

Pisang yang ditanam di jalan rusak di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Pisang yang ditanam di jalan rusak di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Warga Desa Wonanti, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek menanam pohon pisang di jalan. Ini merupakan bentuk protes lantaran belasan tahun jalan rusak tanpa perbaikan.

Imam, salah seorang warga mengatakan aksi tanam pohon pisang di jalan rusak, dilakukan warga sejak kemarin. Selain bentuk protes, penanaman pohon pisang ditujukan agar pengguna jalan lebih hati-hati.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Penanaman pohon pisang di jalan rusak bertujuan agar pengguna jalan bisa tahu ada lubang, sehingga meminimalisir kecelakaan," ujar Imam, Senin (17/2/2025)

Menurut Imam, kecelakaan terjadi hampir setiap hari akibat jalan rusak. Apalagi saat hujan, jalan tertutup genangan air dan membahayakan bagi pengguna jalan.

"Kecelakaan itu hampir setiap hari terjadi. Apalagi saat jalan tergenang air, itu sangat berisiko bagi pengguna jalan," ucapnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Selama ini, Pemkab Trenggalek belum melakukan perbaikan jalan rusak. Pihak Pemkab hanya melakukan pengukuran saja dan belum pernah memperbaikinya.

"Sudah sebelas kali diukur, tapi pemerintah belum ada perbaikan jalan disini," paparnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Adapun lubang jalan mencapai kedalaman 15 centimeter. Sedangkan panjang jalan rusak mencapai 5 kilometer.

"Kami meminta agar pemerintah segera melakukan perbaikan jalan rusak, karena sudah banyak warga yang menjadi korban kecelakaan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.