Rabu, 22 Jul 2026 12:25 WIB

Komisi B DPRD Jember Temukan Oknum PPL Nakal Mainkan Harga Pupuk

  • Penulis : Sugianto
  • | Jumat, 14 Feb 2025 17:06 WIB
Anggota Komisi B DPRD Jember, Khurul Fatoni. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Anggota Komisi B DPRD Jember, Khurul Fatoni. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Komisi B DPRD Jember menemukan oknum Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) nakal yang sering memainkan harga pupuk tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Anggota Komisi B DPRD Jember, Khurul Fatoni mengaku, ia mendapat laporan serta bukti adanya oknum PPL bekerja sama dengan pemilik kios pupuk menaikkan harga di atas HET dengan alasan kesepakatan bersama paguyuban.

Baca Juga: Aksi Progib Jember Dukung Program MBG, Desak Evaluasi Tata Kelola

"Apapun dalilnya, HET kunci harga terakhir," katanya, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pupuk Indonesia dan 16 distributor pupuk di Jember, Kamis (13/2/2025).

Yang lebih miris lagi, kata pria yang akrab disapa Toni, adanya PPL yang merekomendasikan kios untuk menjual kepada pembeli yang di luar areanya dan bahkan hingga keluar kota.

"Apa kiranya tindakan distributor terhadap kios-kios. Setelah dikondisikan dengan mobil tertentu, yang tidak bisa dilihat dari luar lalu dibawa," bebernya.

Bahkan menurutnya, keberadaan oknum PPL ini bukan mendampingi petani, melainkan lebih ke pendampingan kios-kios pupuk. Bahkan apabila ada kios menjual pupuk di bawah HET malah dimarahi.

"Saya ada buktinya. Katanya, (oknum PPL) kios merusak harga pasaran dan tidak boleh dengan paguyuban," kesalnya.

Bahkan selain itu, ada oknum PPL di wilayah Jember selatan memasukkan petani untuk membeli pupuk di kios yang dikenalnya, meskipun tidak masuk dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) dengan jumlah yang tidak main-main.

Baca Juga: Temui Massa Aksi, DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Program Makan Bergizi Gratis

"Buktinya ada, tapi kalau bukti ini diberikan, saya butuh punishment dari dinas terkait. Kalau ada tindakan dari dinas, saya yakin PPL yang lain akan berhati-hati," ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura Jember, Imam Sudarmaji mengaku, pernah mendapatkan laporan oknum PPL.

"Kalau oknum ada petugas ASN atau PNS dan itu ada mekanismenya. Kalau itu ada bukti, Inspektorat yang nangani," sebutnya.

"Sementara ini ada, makanya kita lakukan rotasi, harapannya ada perubahan-perubahan. Selain penyegaran, kita juga melihat bagaimana kinerja PPL. Kalau ada bukti yang jelas, tidak hanya dipanggil dan pembinaan," lanjutnya.

Baca Juga: Ribuan Relawan SPPG di Jember Geruduk Kantor DPRD, Minta MBG Tetap Dilanjutkan

Bahkan kemarin, pihaknya mendapat laporan adanya oknum PPL dari Kecamatan Jombang dan Puger.

"Kemarin ada yang berkaitan dengan pupuk subsidi, di Kecamatan Jombang dan Puger, bahwa PPL itu memfasilitasi kelompok tani," urainya.

"Di Puger ada (oknum) PPL kita menyepakati penandatanganan dengan paguyuban, dan kita sampaikan PPL tidak boleh ikut," imbuhnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.