Kamis, 18 Jun 2026 10:31 WIB

Maling Kotak Amal Tertangkap saat Beraksi di Ngadiluwih Kediri, Sempat Melawan Warga

  • Penulis :
  • | Jumat, 14 Feb 2025 13:50 WIB
Maling kotak amal usai ditangkap warga. (Tangkapan layar video viral)
Maling kotak amal usai ditangkap warga. (Tangkapan layar video viral)

jatimnow.com - Maling kotak amal tertangkap oleh warga saat beraksi di Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, pada Kamis (13/2/2025) malam. Pelaku sempat melawan saat diamankan.

Ketua BPD Dukuh, Alan Salahudin mengungkapkan bahwa pelaku diduga telah beraksi berulang kali di berbagai tempat.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Pelaku itu, sebetulnya pemain lama dan dia melakukan pencurian berkali-kali dan selalu pindah tempat. Akhir-akhir ini di wilayah Kecamatan Ngadiluwih sering kehilangan kotak amal dan uang di kotak amal," ujarnya, Jumat (14/2/2025).

Peristiwa ini terjadi di salah satu masjid di RT 09 RW 04, Dusun Selatan, Desa Dukuh, sekitar pukul 00.00 WIB. Pelaku datang mengendarai sepeda pancal dan langsung menuju kotak amal masjid untuk melakukan aksinya.

Kebetulan, masjid tersebut berdekatan dengan sebuah pondok pesantren. Beberapa santri yang masih terjaga melihat gerak-gerik mencurigakan pelaku yang sedang mencongkel kotak amal di masjid tersebut.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Setelah diperiksa, ternyata kotak amal sudah terbuka dan uang di dalamnya telah diambil. Menyadari aksinya diketahui, pelaku segera melarikan diri dengan sepedanya.

Namun, sekitar 500 meter dari lokasi pertama, tepatnya di depan Balai Desa Dukuh, pelaku kembali mencoba melakukan aksi pencurian di musala balai desa. Kali ini, warga lebih sigap dan langsung menangkapnya. Pelaku sempat berusaha melawan sebelum akhirnya dilumpuhkan.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

"Ketika dikabari, saya langsung ke TKP dan menanyakan identitasnya. Dia sempat menolak menunjukkan kartu identitas, sementara barang bukti berupa uang dalam kresek putih sekitar Rp2-3 juta ditemukan," lanjut Ketua ABPEDNAS Kabupaten Kediri Bidang Hukum dan HAM itu.

Agar pelaku tidak menjadi sasaran amuk massa, dia segera menghubungi Polsek Ngadiluwih melalui Bhabinkamtibmas Desa. Tak lama, kepolisian datang ke lokasi dan membawa pelaku untuk diproses lebih lanjut.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.