Minggu, 21 Jun 2026 19:09 WIB

Di Ujung Tanduk, Persela Lamongan Fokus Laga Pamungkas Kontra Persijap Jepara

Skuat Persela Lamongan saat bermain di kandang Stadiun Tuban Sport Center. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Skuat Persela Lamongan saat bermain di kandang Stadiun Tuban Sport Center. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelatih Persela Lamongan, Zulkifli Syukur menunjukan daya juang dan dedikasi yang tinggi untuk mengantar tim asuhannya melangkah memperebutkan tiket promosi Liga 1.

Meski begitu, Zulkifli tampak sangat realistis jika mengungkapkan bahwa jalan yang akan dilalui Persela Lamongan cukup terjal, sebab bukan hanya memenangkan laga pamungkas kontra Persijap Jepara, melainkan juga berharap dari laga Bhayangkara dan PSKC Cimahi.

Baca Juga: Bertekad Raih Hasil Maksimal, Persik Kediri Enggan Remehkan Persijap Jepara

"Saya pikir peluang itu tetap ada, tapi kita harus berharap pada hasil pertandingan yang lain," kata Pelatih Persela, Zulkifli Syukur, Kamis (13/2/2025).

Untuk melaju ke babak selanjutnya, Persela membutuhkan kemenangan kontra Persijap dan berharap Bhayangkara FC menang saat menjamu PSKC Cimahi.

Baca Juga: Sempat Cedera, Sejumlah Pemain Persik Kediri Telah Pulih

Pertandingan menentukan perebutan runner up grup Y liga 2 musim 2024/2025 akan digelar pada Rabu (13/2/2025) mendatang.

Pelatih kelahiran Makassar itu menekankan kepada anak asuhnya untuk tampil habis-habisan demi memperjuangkan asa lolos ke babak play off.

Baca Juga: Bima Sakti: Kemenangan atas Persiba Jadi Titik Balik Mental Persela Lamongan

"Saya berharap dengan hasil ini jangan dijadikan sebagai hal yang menghilangkan semangat. Bagaimanapun, kita harus tetap menyelesaikan pertandingan di sisa babak 8 besar ini," ucapnya.

Saat ini, Persijap menempati posisi kedua dengan koleksi 6 poin, disusul PSKC di peringkat ketiga dengan raihan 5 poin. Sementara Persela posisi juru kunci dengan 4 poin.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.