Kamis, 18 Jun 2026 17:49 WIB

PSM Makassar Keluhkan Lapangan Stadion Soepriadi Blitar Kandang Arema FC

  • Penulis :
  • | Rabu, 12 Feb 2025 12:30 WIB
PSM Makassar mengeluh kondisi lapangan Stadion Soepriadi, Blitar, yang keras. (Foto: PT LIB)
PSM Makassar mengeluh kondisi lapangan Stadion Soepriadi, Blitar, yang keras. (Foto: PT LIB)

jatimnow.com - PSM Makassar mengeluhkan kondiri rumput lapangan di Stadion Soepriadi, Blitar, kandang Areme FC.

Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menilai tekstur lapangan yang keras membuat pemainnya rawan cedera.

Baca Juga: Persikmania Kawal Kepulangan Persik KediriTim Usai Menangi Laga Derby Jatim

Hal ini dikeluhkan pelatih asal Portugal usai timnya bertanding melawan Arema FC, Senin (10/2/2025) lalu. Apalagi saat itu kondisi beberapa pemain Tim Ayam Jantan dari Timur memang dilanda kelelahan.

Dalam pertandingan itu, PSM Makassar membawa pulang satu poin, hasil menahan imbang Arema FC. Laga tersebut diwarnai kartu merah untuk pemain PSM Makassar, Jose Albertine Ferreira alias Balotelli.

Baca Juga: Persik Kediri Taklukkan Arema FC dalam Derbi Jawa Timur di Gresik

Pasukan Ramang duluan unggul melalui Nermin Haljeta di menit 64 memanfaatkan assist Ricky Pratama. Namun Arema dengan cepat merespon dan menyamakan skor. Gildson Pablo de Oliviera Silva dengan jitu menanduk bola umpan corner kick. Skor 1-1 di menit 66.

Bernardo Tavares, mengapresiasi perjuangan skuatnya merebut satu poin dari Arema FC. Meski sebenarnya PSM punya peluang mencetak gol lebih dari satu. Tapi sayang, beberapa kesempatan di depan kotak penalti kurang dimanfaatkan.

Baca Juga: Para Pemain Persik Kediri Bertekad Kalahkan Arema FC Agar Suporter Bahagia

“Di babak pertama ada banyak umpan-umpan di depan kotak penalti. Tapi tidak ada shoot yang dilepaskan. Tanpa ini, peluang tidak bisa menjadi gol. Sementara di babak kedua, Arema FC punya peluang lebih banyak dari kami,” ulas Tavares dilansir laman PT LIB.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.