Selasa, 23 Jun 2026 09:20 WIB

Melihat Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Puskesmas Ngadiluwih Kediri

  • Penulis :
  • | Selasa, 11 Feb 2025 16:00 WIB
Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri bersama Puskesmas Ngadiluwih menggelar simulasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) pada Selasa (11/2/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk menguji alur pelayanan sebelum PKG resmi diterapkan di seluruh puskesmas di Kabupaten Kediri.

Simulasi ini diikuti oleh lima peserta dari berbagai kelompok usia, termasuk bayi, anak-anak, dewasa, dan lansia. Salah satu peserta adalah Mohammad Alif, anak TK yang lahir di Kediri pada 17 Januari 2020. Alif datang bersama kakeknya, Dwi Widodo (61), warga Desa Badal Ngadiluwih.

Baca Juga: Kemensos Puji SMA SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Gagasan Mas Dhito

Dwi Widodo mengungkapkan rasa syukurnya atas program ini. Ia juga berharap program ini terus berlanjut dan semakin baik ke depannya. Menurutnya, proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Ahmad Khotib, menjelaskan bahwa simulasi ini dilakukan untuk menyepakati alur pelayanan PKG sesuai dengan kondisi fasilitas kesehatan yang tersedia.

Baca Juga: 73 Persen Lulusan SMA Dharma Wanita 1 Pare Boarding School Tembus PTN Jalur SNBT

“Hasil simulasi ini akan dipresentasikan kepada seluruh puskesmas dalam minggu ini,” kata Khotib, Selasa, (11/2/2025).

Saat ini, simulasi PKG telah dilakukan terhadap lima pasien dari berbagai kelompok usia untuk melihat isi dari pemeriksaan yang ada di aplikasi Kementerian Kesehatan. Mengenai jadwal resmi pelaksanaan PKG di seluruh puskesmas, Ahmad Khotib menjelaskan bahwa evaluasi akan dilakukan terlebih dahulu.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Untuk tahap awal, setidaknya 19 puskesmas di Kabupaten Kediri diharapkan sudah siap melaksanakan PKG. Ke-19 puskesmas tersebut sudah melaksanakan sistem ILP (Integrasi Layanan Primer), sistem pelayanan pasien sesuai dengan klaster usia masing-masing, hingga hampir mirip PKG,” jelasnya.

Diketahui, PKG adalah program pemerintah yang menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis kepada masyarakat Indonesia. Program ini menjadi kado ulang tahun dari negara untuk rakyatnya dengan tujuan mendeteksi masalah kesehatan sejak dini, mencegah penyakit, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.