Senin, 15 Jun 2026 13:12 WIB

Tren Buruk Persebaya Surabaya Berlanjut, Ini Komentar Paul Munster

  • Penulis :
  • | Minggu, 09 Feb 2025 12:08 WIB
Paul Munster saat pertandingan Persebaya lawan Persis Solo. (Foto: Persebaya.id)
Paul Munster saat pertandingan Persebaya lawan Persis Solo. (Foto: Persebaya.id)

jatimnow.com - Tren buruk Persebaya Surabaya terus berlanjut. Green Force tunduk 2-1 kontra Persis Solo di Stadion Manahan pada Jumat (7/2/2025).

Imbasnya, nasib pelatih Paul Munster diberi kesempatan memperbaiki performa Persebaya di 2 pertandingan.

Baca Juga: Ernando Ari Tandatangani Kontrak Panjang Bersama Persebaya Surabaya, Ini Alasannya

Paul Munster tidak dapat menutupi kekecewaan setelah anak asuhnya kalah 2-1 dari Persis. Menurutnya, timnya di laga ini tampil baik meski kalah jumlah pemain.

"Itu hal yang biasa dengan 10 pemain. Kami kebobolan di (menit) akhir. Para pemain yang kami miliki di sini adalah yang tersedia untuk pertandingan ini," ujar Munster, dilansir PT LIB.

Baca Juga: Tavares Puji Loyalitas Rivera, Yakin Jadi Kunci Persebaya Surabaya Musim Depan

Persebaya memang masih bertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan 38 poin. Namun, posisi mereka terancam turun karena Dewa United yang mengemas 37 poin masih belum bertanding.

"Fokus pada pertandingan berikutnya, kami harus bersatu. Para pemain berusaha dan berjuang. Kami harus terus maju, kami akan bersatu untuk pertandingan berikutnya," sebut pelatih asal Irlandia Utara itu ketika disinggung rentetan hasil buruk ini.

Baca Juga: Hajar Persik Kediri 5-0, Persebaya Surabaya Finish di Urutan ke-4

Sebelumnya, pihak manajemen Persebaya memberi kesempatan pada Paul Munster di 2 pertandingan sebelum keputusan diambil.

"Dengan hasil di Solo ini, dan memperhatikan permainan Persebaya sejak memasuki putaran kedua, manajemen Persebaya akan menentukan posisi Coach Paul Munster dalam dua pertandingan ke depan, melawan PSBS Biak dan Dewa United," kata Direktur Operasional Persebaya, Candra Wahyudi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.