Rabu, 17 Jun 2026 23:13 WIB

Bulog Ponorogo Serap 2.000 Ton Beras di Awal Februari, Stok Aman hingga April

Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Perum Bulog Ponorogo telah menyerap 2.000 ton beras dari petani hingga awal Februari 2025. Stok yang tersedia di gudang Bulog dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga April.

Pemimpin Cabang Bulog Ponorogo, Budiwan Susanto, mengungkapkan bahwa proses penyerapan beras terus berlangsung hingga saat ini.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

“Sampai akhir Januari, kami sudah menyerap 1.300 ton beras. Hingga awal Februari, tepatnya per Selasa (4/2/2025), totalnya mencapai 2.000 ton,” ujar Budiwan, Rabu (5/2/2025).

Menurutnya, meski panen raya baru akan terjadi pada awal atau pertengahan Maret, beberapa petani di wilayahnya masih melakukan panen dan menjual hasilnya ke Bulog.

Budiwan menjelaskan bahwa Bulog Ponorogo mendapatkan pasokan beras dari tiga wilayah, yaitu Kabupaten Ponorogo, Magetan, dan Pacitan. Seluruh beras yang telah diserap disimpan di tiga gudang utama yang berlokasi di Madusari, Ngrupit (Ponorogo), dan Magetan.

Baca Juga: Bulog Tulungagung Percepat Penyaluran Bantuan Pangan dan Distribusi Beras SPHP

“Saat ini, stok beras di ketiga gudang Bulog Ponorogo mencapai 12.000 ton. Jumlah ini cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga April 2025,” jelasnya.

Dengan stok tersebut, Bulog Ponorogo mengklaim mampu mencukupi kebutuhan beras di tiga kabupaten yang menjadi wilayah operasionalnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Setiap bulan, kami menyalurkan antara 2.000 hingga 3.000 ton beras. Dengan jumlah ini, kebutuhan masyarakat di Ponorogo, Magetan, dan Pacitan tetap terjamin,” tambah Budiwan.

Keberlanjutan penyerapan beras dari petani lokal juga menjadi bagian dari upaya Bulog untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayahnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.