Senin, 15 Jun 2026 03:27 WIB

Prediksi Cuaca Akurat, Profesor Muda ITS Ini Raih Penghargaan dari Hitachi

  • Penulis :
  • | Senin, 03 Feb 2025 11:13 WIB
Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi dengan penghargaan Encouragement Award dari Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2024. (Foto: Humas ITS)
Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi dengan penghargaan Encouragement Award dari Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2024. (Foto: Humas ITS)

jatimnow.com - Guru besar ITS Prof Dr rer pol Heri Kuswanto MSi meraih penghargaan dari Hitachi Global Foundation Asia Innovation Award 2024 untuk kategori Encouragement Awards berkat kontribusinya dalam riset ketahanan iklim di Indonesia.

Penghargaan ini diberikan terhadap peneliti yang berkontribusi besar dan memiliki pencapaian mengenai riset pengembangan teknologi serta implementasi sosial dalam rangka mendukung Sustainable Development Goals (SDGs).

Baca Juga: 22 Lulusan SMA Santo Carolus Surabaya Berhasil Tembus PTN

Melalui risetnya, Heri membuktikan kontribusi konkret ITS untuk mendukung SDGs, terutama pada SDGs 13 yakni tentang penanganan perubahan iklim.

Berangkat dari perubahan iklim yang menjadikan cuaca sulit diprediksi, alumnus Leibniz Universität Hannover, Jerman ini tertantang mengembangkan metode untuk memprediksi cuaca dan kejadian ekstrem secara lebih akurat.

"Saat saya kembali ke Indonesia, saya merasa bahwa prediksi cuaca di Indonesia saat itu masih kurang akurat," ungkap Heri dalam rilis, Jumat (31/1/2025) lalu.

Penelitian kemudian berlanjut dengan pengembangan metode untuk prediksi cuaca ekstrem. Dengan menggabungkan konsep ensemble melalui metode kalibrasi inovatif yang menggunakan distribusi gamma dan Fréchet untuk meningkatkan prediksi peristiwa ekstrem, seperti hujan lebat.

"Hasil penelitian kami menunjukkan akurasi yang meningkat untuk bisa memprediksi kejadian ekstrem," jelas lelaki yang pernah menjabat sebagai Direktur Pascasarjana dan Pengembangan Akademik ITS ini.

Baca Juga: Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Dekan Sekolah Interdisiplin Manajemen dan Teknologi (SIMT) ITS ini melanjutkan risetnya dengan mengembangkan Drought Monitoring and Forecasting System (DMFS), yaitu sistem pemantauan dan prakiraan kekeringan berbasis ensemble.

Heri mengatakan akan terus melakukan peningkatan sehingga penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat luas.

Dengan pembaharuan secara berkala, iklim ekstrem dapat diantisipasi masyarakat dan dampak buruknya pun bisa dikurangi. Selain itu, sistem ini juga dapat digunakan sebagai acuan untuk penentuan kalender tanam nantinya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

“Selain pengembangan sistem, kami perlu memastikan bahwa masyarakat awam bisa dengan mudah mengakses dan menggunakannya,” tutur Heri.

Peneliti aktif di Pusat Studi Mitigasi Bencana dan Perubahan Iklim ITS ini menyatakan harapannya dalam memberikan kontribusi dan bersinergi dengan berbagai pihak, terutama pemerintah, untuk mengupayakan mitigasi dampak perubahan iklim saat ini dan ke depannya.

“Kita jangan hanya berfikir sekarang, tetapi bagaimana dengan anak cucu kita nantinya,” tegas dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.