Jumat, 24 Jul 2026 01:57 WIB

PKB Jember Nilai Pemda Tak Serius Terapkan Perda Miras

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 30 Jan 2025 17:40 WIB
Ketua DPC PKB Ayub Junaidi menilai Pemda tak serius implementasikan Perda Miras. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ketua DPC PKB Ayub Junaidi menilai Pemda tak serius implementasikan Perda Miras. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - DPC PKB Jember menilai pemerintah daerah tidak serius menerapkan Peraturan Daerah (Perda) Minuman Keras (Miras). Ini diungkapkan setelah menerima keluhan sejumlah kiai terkait Miras yang semakin mudah didapat di Jember.

Ketua PKB Jember Ayub Junaidi menegaskan, adanya keluhan para kiai ini menunjukkan bahwa peredaran Miras sangat membahayakan bagi generasi muda dan orang lain. Padahal, Jember sendiri telah memiliki Perda Nomor 3 Tahun 2018.

Baca Juga: Mirip Malioboro, Jember Bakal Miliki Food Street Terintegrasi Stasiun

Seharusnya, menurut Ayub, Perda Miras ini tinggal mengimplementasikan saja.

"Atas permasalahan itu, para alim ulama ingin dan bagaimana permasalahan ini di Jember bisa zero. Bukan hanya sebatas statement, tapi faktanya sesuai," tegas Ayub, Kamis (30/1/2025).

Bahkan, mantan Wakil Ketua DPRD Jember, ini mengaku dirinya juga terlibat dalam pembahasan Perda tersebut.

Baca Juga: Tak Punya Kendaraan, Lansia di Jember Tahan Sakit Kronis Setahun Tanpa Berobat

"Tahun 2018 teman-teman DPRD sudah membuat Perda inisiatif, dimana sebenarnya aturan sudah sangat jelas. Pidananya ada, tinggal bagaimana implementasi dari Perda tersebut, yang selama ini hanya menjadi kertas kosong," kesalnya.

"Kalau masih seperti ini terjadi, laporan para kiai di desa-desa ada, ini tandanya pemerintah membiarkan. Ini yang patut kita sayangkan. Makanya kedepan, dengan ini kita sampaikan dan jembatani untuk bertemu, silaturahmi dengan bupati terpilih Gus Fawait," terangnya.

Baca Juga: Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan 2026 di Jember, Ruang Ekspresi dan Belajar Budaya

Ayub memerintahkan anggota DPRD dari PKB untuk berkoordinasi dengan pimpinan, untuk mengundang stakeholder terkait menyelesaikan permasalahan ini.

"(Perda) belum jalan, kalau jalan tidak mungkin ada peredaran miras didaerah-daerah yang tidak berizin dan sebagainya. Sehebat apapun aturan dibuat oleh DPRD, kalau tidak dilaksanakan nonsense," tandas Ayub.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.