Selasa, 23 Jun 2026 05:37 WIB

Alokasi Dana Desa di Ponorogo Naik jadi Rp261,1 Miliar, 15 Persen untuk BLT

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ponorogo, Anik Purwani. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ponorogo, Anik Purwani. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Alokasi Dana Desa (ADD) dari pemerintah pusat untuk Kabupaten Ponorogo pada tahun 2025 mengalami kenaikan. Kini, total anggaran mencapai Rp261,1 miliar, meningkat Rp3,8 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Ponorogo, Anik Purwani, menjelaskan bahwa dana tersebut akan disalurkan ke 281 desa di Kota Reog. Ia menegaskan, besaran anggaran untuk setiap desa ditentukan langsung oleh pemerintah pusat.

Baca Juga: Satu Abad Gontor: Wamenag Puji Peran Pesantren Cetak Generasi Mendunia

“Anggaran dana desa dihitung oleh pemerintah pusat, jadi kami di tingkat kabupaten tidak memiliki kewenangan untuk menentukan pembagian pagu masing-masing desa,” ungkap Anik, Jumat (24/1/2025).

Anik menekankan bahwa pengelolaan dana desa tidak boleh dilakukan sembarangan. Sesuai dengan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes PDT) Nomor 2 Tahun 2024, penggunaan dana desa memiliki prioritas tertentu.

Beberapa alokasi utama dana desa mencakup Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk penanganan kemiskinan ekstrem sebesar 15 persen.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ketahanan pangan sebesar 20 persen. Penguatan desa dalam menghadapi perubahan iklim, layanan kesehatan, pengembangan potensi unggulan desa, pemanfaatan teknologi, program padat karya dan prioritas lainnya.

“Penggunaan dana desa diatur dengan ketat, sehingga tidak menjadi hak prerogatif kepala desa. Semua harus sesuai dengan aturan yang ditetapkan pemerintah pusat,” tegasnya.

Anik mengimbau seluruh pemerintah desa di Ponorogo agar memanfaatkan dana desa secara maksimal untuk kepentingan masyarakat. Selain itu, pelaksanaan program harus dilakukan dengan tertib administrasi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Setiap desa wajib bertanggung jawab dalam mengelola anggaran yang diterima. Harapan kami, dana desa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa,” tutup Anik.

Dengan kenaikan alokasi dana desa ini, diharapkan seluruh desa di Ponorogo dapat mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.