Sabtu, 06 Jun 2026 19:43 WIB

Ratusan Siswa di Tulungagung Cabuti Paku di Pohon

Siswa SMAK Santo Thomas Aquino saat mencabut paku di pohon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Siswa SMAK Santo Thomas Aquino saat mencabut paku di pohon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswa SMAK Santo Thomas Aquino Tulungagung menggelar aksi sosial dengan membersihkan sampah dan mencabuti paku di pohon.

Para siswa dibagi dalam beberapa kelompok, dan melakukan aksi tersebut di 4 titik. Mereka membersihkan area sekitar sekolah, alun-alun Tulungagung, taman Reyog Kendang dan seputar pasar wage. Aksi ini juga dilakukan dalam rangka menyambut HUT SMAK Santo Thomas Aquino ke-57.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Ketua Panitia Kegiatan Hariadi mengatakan aksi peduli lingkungan bertema "Gerakan Bersih Sampah dan Cabut Paku" ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi ini sekaligus kampanye tolak eksploitasi pohon perdu untuk pemasangan aneka bentuk iklan dengan media yang menyakiti pohon dan merusak estetika lingkungan.

"Jika pohon dipaku, jaringan kulitnya akan rusak, rentan terhadap hama, dan berisiko tumbang. Oleh karena itu kami berkomitmen menjaga lingkungan, meskipun pernah berdebat dengan salah satu tokoh politik karena melepas banner yang dipasang di pohon," ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

Selama ini SMAK Santo Thomas Aquino merupakan sekolah adiwiyata mandiri. Mereka komitmen untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan.

Terdapat 6 komponen yang harus dijaga diantaranya kebersihan sanitasi dan drainase di sekitar sekolah, penanaman pohon dan pembibitan, pengolahan sampah, hemat energi, hemat air dan inovasi lingkungan.

"Kita sudah komitmen dengan masyarakat Tulungagung untuk ikut serta menyelamatkan lingkungan," tuturnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan cinta lingkungan terhadap para siswa. Kegiatan ini mencerminkan komitmen SMAK Tulungagung tidak hanya fokus dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam membentuk generasi sadar lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

"Kami berharap melalui kegiatan ini siswa memiliki fondasi kuat untuk mencintai dan peduli terhadap lingkungan hidup," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.