Rabu, 22 Jul 2026 10:41 WIB

Ratusan Siswa di Tulungagung Cabuti Paku di Pohon

Siswa SMAK Santo Thomas Aquino saat mencabut paku di pohon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Siswa SMAK Santo Thomas Aquino saat mencabut paku di pohon. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan siswa SMAK Santo Thomas Aquino Tulungagung menggelar aksi sosial dengan membersihkan sampah dan mencabuti paku di pohon.

Para siswa dibagi dalam beberapa kelompok, dan melakukan aksi tersebut di 4 titik. Mereka membersihkan area sekitar sekolah, alun-alun Tulungagung, taman Reyog Kendang dan seputar pasar wage. Aksi ini juga dilakukan dalam rangka menyambut HUT SMAK Santo Thomas Aquino ke-57.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Ketua Panitia Kegiatan Hariadi mengatakan aksi peduli lingkungan bertema "Gerakan Bersih Sampah dan Cabut Paku" ini menjadi wujud komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Aksi ini sekaligus kampanye tolak eksploitasi pohon perdu untuk pemasangan aneka bentuk iklan dengan media yang menyakiti pohon dan merusak estetika lingkungan.

"Jika pohon dipaku, jaringan kulitnya akan rusak, rentan terhadap hama, dan berisiko tumbang. Oleh karena itu kami berkomitmen menjaga lingkungan, meskipun pernah berdebat dengan salah satu tokoh politik karena melepas banner yang dipasang di pohon," ujarnya, Jumat (24/1/2025).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Selama ini SMAK Santo Thomas Aquino merupakan sekolah adiwiyata mandiri. Mereka komitmen untuk menjaga dan peduli terhadap lingkungan.

Terdapat 6 komponen yang harus dijaga diantaranya kebersihan sanitasi dan drainase di sekitar sekolah, penanaman pohon dan pembibitan, pengolahan sampah, hemat energi, hemat air dan inovasi lingkungan.

"Kita sudah komitmen dengan masyarakat Tulungagung untuk ikut serta menyelamatkan lingkungan," tuturnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat menanamkan cinta lingkungan terhadap para siswa. Kegiatan ini mencerminkan komitmen SMAK Tulungagung tidak hanya fokus dalam bidang pendidikan, tetapi juga dalam membentuk generasi sadar lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

"Kami berharap melalui kegiatan ini siswa memiliki fondasi kuat untuk mencintai dan peduli terhadap lingkungan hidup," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.