Minggu, 07 Jun 2026 10:29 WIB

20 Hektare Pesisir dan Laut di Sumenep Miliki SHM

Sejumlah warga mendatangi lokasi dan menolak reklamasi di Kabupaten Sumenep.  (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sejumlah warga mendatangi lokasi dan menolak reklamasi di Kabupaten Sumenep. (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebanyak 20 hektare pesisir dan laut di Dusun Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kabupaten Sumenep ternyata telah memiliki sertifikat hak milik (SHM).

Sertifikat itu sudah ada sejak tahun 2009 lalu. Rencananya, lokasi tersebut akan dilakukan reklamasi namun mendapat penolakan dari warga setempat.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Penolakan itu terjadi sejak tahun 2013 saat pemerintah desa setempat melakukan pemasangan pancang bambu di area pesisir yang telah memiliki SHM menggunakan eskavator. Sejak saat itu hingga hari ini, warga setempat tetap melakukan penolakan itu.

Bahkan, di tahun 2023 lalu, terdapat empat warga lokal yang dipanggil penyidik Polres Sumenep usai menolak reklamasi. Keempat warga itu juga dilaporkan menganggu pembangunan reklamasi di area tersebut.

Ketua RT Dusun Tapakerbau, Sidik mengatakan rencana reklamasi itu terus dilakukan hingga hari ini. Namun, warga setempat tetap memperjuangkan area itu agar tak direklamasi. Sebab, mayoritas warga bermata pencaharian nelayan dan mengandalkan hasil laut untuk kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

"Bahkan upaya reklamasi dilakukan sampai kemarin. Namun, warga tetap berjaga di area lahan ini dan menolak reklamasi. Akhirnya upaya reklamasi kemarin gagal," ujar Sidik, Kamis (23/1/2025).

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sumenep, Mateus Joko Slamito melimpahkan konflik yang terjadi antara warga dan pemerintahan desa pada pihak kepolisian.

Baca Juga: Pengurus Baru PBVSI Sumenep Resmi Dilantik, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas Utama

Meski begitu, ia mengaku mendapat instruksi dari Kanwil BPN Jawa Timur untuk melakukan inventarisasi pada 20 hektare pesisir dan laut yang sudah memiliki SHM itu.

"Kami mendapatkan tugas tersebut dan akan kami selesaikan dalam seminggu kedepan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Menkop Dukung Kemitraan Petani-Koperasi di Kediri, Kejar Swasembada Gula 2028

Kolaborasi ini merupakan bentuk sinergi nyata antara koperasi, petani, dan pelaku industri.

Akhir Pekan Cuaca di Surabaya Cerah, tapi Waspada Panas yang Menyengat

Tidak terlihat adanya potensi hujan yang signifikan sepanjang hari. Cuaca mendukung berbagai aktivitas masyarakat, khususnya aktivitas di luar ruangan.

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.