Minggu, 07 Jun 2026 01:17 WIB

Pj Gubernur Jatim Sidak Sungai Kedung Peluk Candi Sidoarjo, Ini Temuannya

Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono saat melakukan peninjauan langsung ke sungai Kedung Peluk. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono saat melakukan peninjauan langsung ke sungai Kedung Peluk. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Untuk mencari solusi atas permasalahan banjir yang sering melanda wilayah Kedung Peluk, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke aliran sungai setempat, Rabu (22/1/2025).

Adhy Karyono menyoroti kondisi sungai yang mengalami penyempitan akibat sedimentasi, enceng gondok, dan penumpukan sampah.

Baca Juga: Peran Eks Bupati Sidoarjo dan Aktor Pengendali Korupsi di Dispendik Jatim

"Lebar sungai ini dulu cukup luas, namun kini menyempit karena sedimentasi. Enceng gondok dan sampah menjadi faktor utama penghambat aliran sungai, mengurangi debit air," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan adanya bagian sungai yang tersumbat oleh enceng gondok di tengah aliran, yang memerlukan penanganan menyeluruh.

"Di tengah sungai ada penyumbatan akibat enceng gondok. Kita akan mencari solusi untuk mengatasi banjir di wilayah Candi ini," lanjutnya.

Adhy menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai, selain upaya normalisasi yang dilakukan pemerintah daerah.

"Kita juga akan melibatkan masyarakat untuk menjaga kelestarian sungai ini," tegasnya.

Baca Juga: Ekspresi Santai Eks Pj Bupati Sidoarjo dan Aktor Pengendali saat Ditahan Kejati

Ia mengapresiasi upaya Bupati Sidoarjo yang telah menerapkan program normalisasi sungai di beberapa wilayah, salah satunya di Sawo Tratap, yang kini bebas dari banjir.

"Bupati juga memiliki tim khusus untuk normalisasi sungai, seperti yang telah diterapkan di Sawo Tratap. Saat ini, daerah tersebut sudah tidak lagi dilanda banjir," jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Sidoarjo, Subandi, menjelaskan langkah yang telah diambil pemerintah daerah bersama masyarakat.

Baca Juga: Sepekan Banjir di Sidoarjo Belum Surut, Mimik Idayana Minta Tambah Pompa Air

"Setiap hari Jumat, kami bersama Dandim dan masyarakat melakukan pembersihan sungai. Kami harap masyarakat tidak membuang sampah di sungai karena dapat mengurangi kapasitas aliran air," ujarnya.

Subandi menambahkan, peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dan daerah untuk mengatasi masalah banjir di Sidoarjo, khususnya di kawasan Candi.

"Normalisasi, pembersihan sungai, dan edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat mengembalikan fungsi sungai sebagai saluran air yang efektif," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.