Minggu, 21 Jun 2026 09:50 WIB

IMI Soroti Minimnya Kualitas dan Keamanan Pembangunan Sirkuit di Bojonegoro

Lokasi sirkuit yang berada di GOR Utama Bojonegoro, di Dander (munir/jatimnow.com)
Lokasi sirkuit yang berada di GOR Utama Bojonegoro, di Dander (munir/jatimnow.com)

jatimnow.com – Pembangunan sirkuit balap motor di kawasan GOR Utama Bojonegoro, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander menjadi sorotan.

Pembangunan sirkuit yang mulanya bertujuan sebagai sarana untuk memfasilitasi minat otomotif dan mengurangi aksi balap liar justru jauh dari ekspektasi.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Diketahui pembangunan sirkuit ini dilakukan dengan mengubah area parkir GOR menjadi lintasan balap dengan lapisan aspal. Pembangunan menelan anggaran Rp3,95 miliar dari APBD 2024 ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bojonegoro.

Ketua IMI Bojonegoro, Andri Hirmawan, menilai hasil pembangunan tersebut jauh dari standar dan berpotensi membahayakan keselamatan penggunanya.

Andri mengungkapkan, awalnya IMI Bojonegoro dilibatkan dalam perencanaan sirkuit ini, termasuk melakukan studi banding ke sirkuit non-permanen di Stadion Kanjuruhan, Malang. Namun, keterlibatan mereka berhenti begitu saja setelah tahap studi banding selesai.

“Kami sempat dilibatkan pada tahap awal karena ada atlet balap Bojonegoro yang sering latihan di luar kota. Namun, setelah studi banding bersama Dinpora, IMI tidak lagi dilibatkan hingga sirkuit selesai dibangun,” ujar Andri, Senin (20/1/2024).

Andri menyebut bahwa kualitas sirkuit ini tidak sesuai dengan yang diharapkan. Kondisi aspal dinilai kurang baik bahkan mulai terkelupas hingga beberapa titik telah mengalami tambal sulam.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Selain itu, lintasan ini dianggap tidak memenuhi standar keselamatan karena tidak dilengkapi pengaman seperti pembatas ban atau karung di sepanjang lintasan.

“Kerikil-kerikil aspal yang terkelupas bisa berbahaya, terutama saat digunakan untuk manuver. Kami khawatir keselamatan pengendara terancam,” tambah Andri.

IMI Bojonegoro berharap pemerintah lebih serius dalam pembangunan fasilitas tersebut. Mereka menilai bahwa sirkuit yang layak dan aman dapat menjadi tempat pengembangan bakat atlet balap lokal tanpa harus membahayakan keselamatan mereka.

"Saat ini mulai banyak warga yang tahu kalau di situ dijadikan sirkuit, terus coba-coba ngetes motor, tapi tidak ada savety (keamanan), seperti pembatas dari karung maupun ban di lintasan. Apalagi di tempat itu juga banyak warga yang olahraga, baik lari maupun jalan kaki," papar Andri.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Di lain sisi, banyak warga sekitar yang belum mengetahui bahwa kawasan di sekitar GOR tersebut telah dibangun sebagai sirkuit. Lokasi tersebut menjadi lokasi olahraga warga setiap pagi dan sore turut menimbulkan kebingungan.

“Setahu saya ini cuma lapangan parkir yang diaspal. Kalau ini sirkuit, kok begini? Sangat berbahaya untuk latihan balap,” ujar Suhadi, salah satu warga yang berolahraga bersama keluarganya.

Sementara itu, berdasarkan penelusuran di Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Pemkab Bojonegoro, tender pembangunan sirkuit ini sempat dinyatakan batal. Namun, proyek tetap berjalan tanpa ada pembaruan informasi yang jelas.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.