Kamis, 18 Jun 2026 07:21 WIB

104 Kasus PMK di Tuban, Pemkab Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak

  • Penulis :
  • | Jumat, 17 Jan 2025 11:10 WIB
Ilustrasi ternak sapi. (Foto: dok. jatimnow.com)
Ilustrasi ternak sapi. (Foto: dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP2P) Tuban per tanggal 16 Januari 2025, Posko PMK DKP2P Tuban mendapat 104 kasus PMK di 20 kecamatan.

Dari jumlah tersebut, 94 ekor ternak dalam perawatan, 6 ekor mati, 3 potong paksa, dan 1 ekor sembuh.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

“Petugas kami di lapangan, baik dokter hewan maupun paramedik di masing-masing Puskeswan kecamatan, langsung melakukan pengobatan segera setelah menerima laporan dari masyarakat,” ungkap Kepala Bidang Kesehatan Hewan DKP2P Tuban, Pipin Diah Larasati, melalui laman Pemkab Tuban, Jumat (17/1/2025)

Dalam pelaksanaannya, dokter hewan dan paramedik menggunakan stok obat yang masih tersedia.

Pipin Diah menjelaskan, status PMK di Kabupaten Tuban kini berubah dari wabah menjadi tertular.

Pada awal tahun 2024 sempat nihil kasus, namun memasuki bulan Agustus 2024 kembali ditemukan kasus baru. Hal ini disebabkan lalu lintas ternak masuk ke wilayah Tuban dan kondisi cuaca ekstrem yang mendukung perkembangan virus PMK.

Sebagai upaya preventif, Pemkab Tuban terus mengedukasi masyarakat untuk menjaga kebersihan kandang, memberikan pakan yang cukup, dan memastikan kesehatan ternaknya. Warga juga diharapkan secara sadar melakukan vaksinasi mandiri dengan biaya dari peternak.

Baca Juga: Khofifah Dampingi Wapres Gibran Tinjau Pasar di Tuban, Stok Bahan Pokok Aman

Di samping itu, Pemkab Tuban juga memperketat pengawasan lalu lintas ternak. Pengusaha atau pedagang yang akan memasukkan ternak ke wilayah Tuban wajib mengajukan rekomendasi melalui aplikasi lalu lintas yang dikenal Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS).

Petugas juga memperhatikan status penyakit dari daerah asal dan memastikan syarat-syarat seperti vaksinasi dan uji laboratorium terpenuhi sebelum menerbitkan rekomendasi.

“Langkah ini sebagai upaya pencegahan sekaligus pengawasan ternak di Kabupaten Tuban,” jelasnya.

Alumnus Kedokteran Hewan Unair ini menjelaskan Pemkab Tuban telah melakukan rapat koordinasi lintas sektor yang dipimpin Sekda Tuban. Dari hasil rapat tersebut disepakati akan dilakukan penutupan sementara sejumlah pasar hewan.

Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan

“Lockdown total tidak memungkinkan, tetapi penutupan pasar hewan diharapkan dapat menekan penyebaran virus,” tambah Pipin.

Selama penutupan sementara, petugas melakukan upaya disinfeksi dan pembersihan pasar hewan.

Pipin menambahkan tidak semua ternak mati karena PMK. Oleh karena itu, jika memiliki ternak yang sehat, dapat segera vaksinasi.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.