Minggu, 21 Jun 2026 06:52 WIB

Harga LPG 3 Kg Naik, Pangkalan di Ponorogo Pastikan Stok Aman

Salah satu pangkalan LPG di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Salah satu pangkalan LPG di Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Harga LPG 3 Kg di Kabupaten Ponorogo mengalami kenaikan resmi pada Rabu (15/1/2025). Harga eceran tertinggi (HET) gas bersubsidi ini yang sebelumnya Rp16.000 per tabung, kini menjadi Rp18.000 per tabung.

Ini sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Gubernur Nomor 100.3.3.1/801/KPTS/013/2024.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Meskipun harga mengalami kenaikan, pantauan di beberapa pangkalan menunjukkan stok LPG 3 Kg tetap aman. Salah satu pemilik pangkalan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Purbosuman, Suharti, memastikan ketersediaan stok dan menyebutkan tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat.

“Iya, harga memang naik mulai kemarin dari Rp16.000 menjadi Rp18.000 per tabung, tetapi stok tetap aman,” ujar Suharti pada Kamis (16/1/2025).

Suharti juga menambahkan bahwa pembeli yang mengambil gas langsung di pangkalan akan dikenakan harga sesuai HET. Sementara itu, bagi yang memesan pengiriman, akan dikenakan biaya tambahan untuk jasa antar.

Ia menjelaskan bahwa pengiriman dari agen tidak terkendala.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Biasanya, kami menerima 60 hingga 80 tabung per pengiriman dan habis dalam satu hingga dua hari," jelasnya.

Pemilik pangkalan lain, Zainal Arifin, yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Kelurahan Mangkujayan, juga memastikan pasokan gas aman.

"Pertamina mengirim pasokan tiga kali seminggu, masing-masing sebanyak 100 tabung. Biasanya, stok habis dalam dua hingga tiga hari," ujar Zainal.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Zainal menambahkan bahwa mayoritas pelanggan menerima kenaikan harga dengan tenang.

“Sebelumnya beredar informasi yang keliru bahwa harga naik hingga Rp40.000 per tabung. Namun, karena kenaikannya hanya Rp2.000, tidak ada protes berarti dari pembeli,” jelasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.