Sabtu, 13 Jun 2026 17:10 WIB

Ribuan Sapi Terjangkit PMK, Komisi B DPRD Jember Usul Penambahan Vaksin

  • Penulis : Sugianto
  • | Kamis, 16 Jan 2025 09:40 WIB
Ilustrasi sapi di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Ilustrasi sapi di Jember. (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ribuan hewan ternak sapi terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Komisi B DPRD Jember mengusulkan penambahan vaksin.

Sebelumnya, Jember mendapatkan jatah vaksin dari kementerian sebanyak 4750. Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto menilai jumlah itu sangat tidak mencukupi.

Baca Juga: Petani Sekti Ngadu ke DPRD Jember, Desak GTRA Selesaikan Persoalan

"Karena kemarin Jember diberikan jatah vaksin kurang lebih 4750 dan sebenarnya itu sangat tidak mencukupi," kata Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto saat di konfirmasi, Rabu (15/1/2025).

Candra meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) segera mengirimkan surat kepada Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian. Agar diberikan tambahan vaksin.

“Semoga ini bisa menjawab keresahan-keresahan di masyarakat. Karena sekarang masyarakat menjual ternaknya dengan murah, dan itu hal yang tidak diinginkan masyarakat," sambungnya. 

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

Ada sekitar 1.031 hewan ternak di Jember yang terjangkit virus PMK. Candra menyebut, ada 29 kecamatan yang hari ini hewan ternaknya terkena PMK. Hanya 2 kecamatan yang dinyatakan aman. 

Komisi B Juga meminta DKPP agar segera melakukan pendataan lagi, berapa jumlah hewan ternak yang sudah mati. 

"Tapi berita baiknya juga, vaksin yang diberikan dari 2022 hingga kemarin, meminimalisir penyebaran PMK sendiri. Karena PMK ini sifatnya menular, karena seperti virus," jelasnya. 

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Diberitakan sebelumnya, ada 1.031 hewan ternak sapi di Jember yang terjangkit PMK. Dari itu, Komisi B DPRD Jember meminta DKPP melakukan kajian dan analisa. 

"Kami juga meminta dinas peternakan, segera melakukan kajian dan analisa, sebagai dasar Jember dijadikan daerah yang mengalami KLB (Kejadian Luar Biasa) PMK," tandas Politisi PDIP tersebut.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.