Sabtu, 06 Jun 2026 23:57 WIB

20 Warga Terjangkit DB, Pemdes Bancar Ponorogo Lakukan Fogging Selama Sepekan

Fogging di Desa Bancar, Bungkal, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Fogging di Desa Bancar, Bungkal, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – 20 Warga Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terjangkit penyakit Demam Berdarah (DB) dalam dua pekan terakhir.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Bancar melakukan fogging secara menyeluruh selama sepekan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Fogging dilakukan di 26 RT yang tersebar di 3 dukuh di Desa Bancar. Langkah ini diambil untuk mencegah meluasnya penyebaran DB,” ujar Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, pada Selasa (14/1/2025).

Nurcholis menjelaskan, sebelum fogging dilakukan, Pemdes telah mengimbau warga untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kerja bakti. Namun, karena kekhawatiran warga semakin meningkat, fogging pun dilakukan sebagai upaya tambahan.

“Pemdes sudah melaporkan kegiatan ini ke Puskesmas Bungkal dan mendapatkan izin serta suplai obat fogging sebanyak 3 liter,” tambahnya.

Baca Juga: Kasus DBD di Lamongan Turun Drastis Dibanding Tahun Lalu

Dari laporan yang diterima, seluruh pasien DB sudah mendapatkan perawatan medis dan telah dipulangkan dari rumah sakit. Meski demikian, Pemdes tetap mengambil langkah antisipasi untuk memutus rantai penyebaran penyakit.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Anik Setiyarini, mengungkapkan bahwa permintaan fogging memang meningkat. Namun, ia menegaskan bahwa fogging harus dilakukan sesuai prosedur dan kriteria yang berlaku.

“Fogging tidak boleh dilakukan sembarangan. Harus ada indikasi keberadaan jentik nyamuk, penderita DB, dan petunjuk dari puskesmas dengan dosis obat yang telah ditentukan,” jelas Anik.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Selain fogging, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya menguras dan menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan penyakit secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Komisi III telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk memastikan kelengkapan izin proyek di atas lahan seluas 1,3 hektare tersebut.

Update Kepulangan Haji 2026: 7.581 Jemaah Tiba via Debarkasi Surabaya

Update kepulangan haji 2026 Debarkasi Surabaya: 7.581 jemaah dari 20 kloter tiba di Tanah Air. 2 jemaah asal Malang wafat, 3 lainnya dirawat di RS Arab Saudi.

Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jember, Lansia Tangguh Indonesia Tumbuh

Pengalaman dan kebijaksanaan yang dimiliki para lansia merupakan fondasi penting dalam pembangunan bangsa.

Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemkab Tulungagung gelar deklarasi gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber.

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pakar Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Pakar lingkungan soroti krisis energi, penumpukan sampah, hingga bahaya mikropolutan di momen Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Peringati Hari Pers Nasional, PWI Tulungagung Siapkan Literasi Media

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyampaikan apresiasi atas dedikasi insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.