Rabu, 22 Jul 2026 08:23 WIB

20 Warga Terjangkit DB, Pemdes Bancar Ponorogo Lakukan Fogging Selama Sepekan

Fogging di Desa Bancar, Bungkal, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Fogging di Desa Bancar, Bungkal, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – 20 Warga Desa Bancar, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, terjangkit penyakit Demam Berdarah (DB) dalam dua pekan terakhir.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Desa (Pemdes) Bancar melakukan fogging secara menyeluruh selama sepekan.

Baca Juga: Ratusan Prajurit TNI Turun Gunung Bangun Infrastruktur Desa di Ponorogo

“Fogging dilakukan di 26 RT yang tersebar di 3 dukuh di Desa Bancar. Langkah ini diambil untuk mencegah meluasnya penyebaran DB,” ujar Sekretaris Desa Bancar, Muhammad Nurcholis, pada Selasa (14/1/2025).

Nurcholis menjelaskan, sebelum fogging dilakukan, Pemdes telah mengimbau warga untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) melalui kerja bakti. Namun, karena kekhawatiran warga semakin meningkat, fogging pun dilakukan sebagai upaya tambahan.

“Pemdes sudah melaporkan kegiatan ini ke Puskesmas Bungkal dan mendapatkan izin serta suplai obat fogging sebanyak 3 liter,” tambahnya.

Baca Juga: Sambut 100 Tahun, Gontor Siapkan Buku Rekam Jejak dan Kontribusi Bagi Bangsa

Dari laporan yang diterima, seluruh pasien DB sudah mendapatkan perawatan medis dan telah dipulangkan dari rumah sakit. Meski demikian, Pemdes tetap mengambil langkah antisipasi untuk memutus rantai penyebaran penyakit.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Ponorogo, Anik Setiyarini, mengungkapkan bahwa permintaan fogging memang meningkat. Namun, ia menegaskan bahwa fogging harus dilakukan sesuai prosedur dan kriteria yang berlaku.

“Fogging tidak boleh dilakukan sembarangan. Harus ada indikasi keberadaan jentik nyamuk, penderita DB, dan petunjuk dari puskesmas dengan dosis obat yang telah ditentukan,” jelas Anik.

Baca Juga: Mahasiswa Unair Ciptakan Malaiscope, Alat Deteksi Cepat Malaria

Selain fogging, masyarakat juga diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan, khususnya menguras dan menutup tempat penampungan air, serta memanfaatkan barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk Aedes aegypti.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan penyakit secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.