Rabu, 22 Jul 2026 13:04 WIB

Demam Berdarah Serang 44 Warga Tulungagung di Awal Tahun

Petugas saat melakukan fogging. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas saat melakukan fogging. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung mencatat puluhan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di awal tahun 2025 ini. Total terdapat 44 kasus temuan DBD di minggu pertama.

Mayoritas kasus menyerang usia anak. Pihak Dinas Kesehatan sendiri berupaya memutus rantai penyebaran penyakit ini, dengan mengintensifkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Selain itu, mereka juga melakukan fogging di lokasi yang sudah terdapat temuan kasus.

Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Desiana Lusi Wulandari mengatakan sesuai data yang dimiliki pada minggu pertama tahun 2025 ini didapati 44 orang warga yang terkena demam berdarah.

Jumlah ini terdiri dari 30 pasien mengalami Demam Berdarah Dengue (DBD), kemudian 2 pasien mengalami Dengue Shock Syndrom (DSS), sedangkan 12 lainnya mengalami Demam Dengue saja.

"Korban meninggal tidak ada, namun sebagian besar pasien adalan anak-anak," ujarnya, Sabtu (11/01/2024).

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

Desi menjelaskan, siklus lima tahunan ledakan kasus DBD terjadi pada tahun 2024 lalu, mengingat ledakan terakhir terjadi pada tahun 2019.

Pada tahun lalu, jumlah temuan kasus DBD mencapai 1440 kasus dengan 15 di antaranya meninggal dunia. Mereka mulai mengantisipasi ledakan kasus DBD tahun ini.

"Minggu pertama sudah ada 44 kasus," tuturnya.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Desi menyebut, sejumlah upaya pemutusan mata rantai penyebaran sudah dilakukan oleh pihaknya bersama dengan pemerintah desa yang banyak ditemukan kasus. Mereka melakukan fogging di lokasi temuan hingga radius 200 meter sekitarnya.

Selain itu, kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) rutin di lingkungan masyarakat.

"Kamis kemarin pagi, kita fogging di wilayah kelurahan Bago kemudian kemungkinan Minggu depan ada lagi kegiatan fogging di wilayah kecamatan Bandung," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.