Kamis, 18 Jun 2026 20:23 WIB

Kalah di Laga Terakhir, Perseta 1970 Gagal Maju Babak Selanjutnya

  • Penulis :
  • | Sabtu, 11 Jan 2025 07:15 WIB
Pemain Perseta 1970 saat melawan Persema Malang. (Foto: Perseta 1970 for jatimnow.com)
Pemain Perseta 1970 saat melawan Persema Malang. (Foto: Perseta 1970 for jatimnow.com)

jatimnow.com - Perseta 1970 gagal melaju ke babak selanjutnya di kompetisi Liga 4 Jawa Timur. Dalam pertandingan terakhir di grup O, mereka kalah dari tim tuan rumah Persema Malang dengan skor 1-0.

Gol yang dicetak lawan di menit 90+3 membuyarkan harapan Perseta 1970. Mereka mempertanyakan kinerja wasit yang dianggap banyak merugikan pemain.

Baca Juga: Tampil Solid, Persid Jember Kalahkan Persemay Maybrat

Pelatih Pereta 1970, Medy Redondo menyesalkan keputusan wasit Samsul Huda yang memimpin pertandingan ini. Beberapa keputusannya dianggap merugikan tim.

Perseta 1970 sebenarnya mampu mencetak gol di laga ini. Namun wasit menganulir laga tersebut karena dianggap offside.

"Jelas ini kami sangat dirugikan oleh wasit dalam pertandingan tersebut," ujarnya, Sabtu (11/01/2024).

Baca Juga: Valentina Imelda, Motor Serangan Tim Bola Putra Kancil Mas di Dandim Cup Kediri U12

Di babak kedua salah satu pemain Perseta 1970 dijatuhkan lawan dalam kotak penalti. Namun wasit tidak memberi hadiah penalti dan justru menganggap pemain tersebut melakukan diving sehingga mendapat kartu kuning. Keputusan wasit ini merugikan Perseta 1970.

"Secara permainan kami bermain sangat luar biasa tapi keputusan wasit merugikan kami," tuturnya.

Kekalahan ini mengubur mimpi Perseta 1970 untuk mengulangi prestasi seperti musim lalu. Dalam kompetisi musim lalu, mereka sukses maju hingga babak 8 besar Jawa Timur.

Baca Juga: BRI Youth Champions League 2026 Cetak Talenta Muda

Setelah ini, mereka akan menunggu pemberitahuan dari manajemen terkait kelanjutan tim.

"Mungkin tim akan dibubarkan, kita selesai musim ini, sampai jumpa musim depan," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.