Kamis, 18 Jun 2026 23:52 WIB

Menko Pangan Kunjungi Petani Tarik Sidoarjo, Bahas Produksi Beras dan Irigasi

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) saat mengunjungi para petani di Desa Mliriprowo Tarik Sidoarjo (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) saat mengunjungi para petani di Desa Mliriprowo Tarik Sidoarjo (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tak ada lagi beras impor di masa mendatang dan seluruh beras petani akan ditampung oleh pemerintah. Hal ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) saat mengunjungi para petani di Desa Mliriprowo Tarik Sidoarjo, Selasa (7/1/2025).

Dalam pertemuan itu, Zulkifli Hasan juga mendengarkan langsung keluh kesah para petani, terkait masalah yang mereka hadapi, terutama mengenai kebutuhan air irigasi.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Salah satu petani setempat, Ahmad menyampaikan bahwa masalah pengairan lahan pertanian masih menjadi tantangan utama bagi para petani di Sidoarjo.

"Kami masih menghadapi masalah kekurangan air, terutama saat musim kemarau. Banyak sawah yang tidak terairi dengan baik," jelasnya, Selasa (7/1/2025).

Tidak hanya kekurangan air, ia juga mengeluhkan banjir yang sering melanda lahan pertanian saat musim hujan. Akibatnya, sawah-sawah petani tergenang air karena sistem drainase yang buruk.

"Ketidakseimbangan pasokan dan pembuangan air membuat kami kesulitan. Ada yang kebanjiran, sementara di tempat lain tidak kebagian air sama sekali. Masalah ini sangat memengaruhi produksi pertanian," tambahnya.

Menjawab keluhan tersebut, Zulkifli menyampaikan bahwa rehabilitasi irigasi menjadi salah satu prioritas utama pemerintah untuk mendukung sektor pertanian. Langkah ini bertujuan memperbaiki infrastruktur irigasi di Jawa Timur yang selama ini masih kurang optimal.

Baca Juga: Menko Pangan Tinjau MBG di Jombang, Dorong Percepatan Distribusi ke Sekolah Agama

"Ada 150 ribu hektare lahan di Jawa Timur yang akan direhabilitasi irigasinya, terutama untuk petani yang sawahnya hanya bisa panen sekali dalam setahun," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki sistem distribusi air demi mengatasi masalah kekurangan dan kelebihan air yang sering dialami petani.

"Rehabilitasi ini diharapkan mampu memperbaiki kondisi pertanian yang selama ini sering terganggu akibat ketidakseimbangan pasokan air," katanya.

Baca Juga: Sambut HUT ke-27, PAN Jatim Bagikan 2700 Kado Pangan

Zulhas berharap, para petani di Jawa Timur bisa terus berupaya menghasilkan komoditas yang baik, baik secara kualitas maupun kuantitas.

"Harga jual padi kering paling rendah nantinya akan dihargai Rp6,5 ribu dan jagung seharga Rp5 ribu, yakni sebagai harga yang dirumuskan untuk diambil Bulog. Kalau swasta tidak ambil, nanti diambil pemerintah seharga itu. Paling mahal bisa di angka Rp12 ribu," ucapnya.

 Hal ini, tambahnya, adalah upaya untuk mengurangi impor beras dan jagung ke Indonesia.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.