Selasa, 23 Jun 2026 07:26 WIB

Harga Bawang dan Sayur Mayur Turut Meroket di Pasar Induk Grosir Porong Sidoarjo

Suasana Pasar Induk Grosir Porong Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).
Suasana Pasar Induk Grosir Porong Sidoarjo. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com).

jatimnow.com - Meroketnya harga cabai rawit di Pasar Induk Grosir Porong Sidoarjo, juga diikuti dengan naiknya harga bawang dan sayur-mayur.

Salah satu penjual bawang merah, Naseli mengatakan saat ini bawang merah naik terus setiap hari.

Baca Juga: Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

"Sekarang harga bawang merah naik terus setiap hari. Naiknya dari Rp30 ribu (per kilogram) ke Rp35 ribu, sampai Rp38 ribu. Kalau bawang merah masih ada basahnya, naiknya dari Rp25 ribu ke Rp28 ribu sampai Rp30 ribu tergantung ukurannya," terangnya pada jatimnow.com, Sabtu (4/1/2025).

Ia melanjutkan, kenaikan telah dimulai bahkan sejak sebelum tahun baru.

"Penjualan tetap, malah tambah ramai setelah tahun baru, ya karena harga rawit naik, semua ikut naik juga," jelasnya.

Pedagang bawang putih dan kemiri, Sulaiman, menyampaikan hal senada tentang kenaikan harga di lapak miliknya.

"Bawang putih sekarang tembus di Rp35 ribu (per kilogram), bawang putih jenis kating di Rp39 ribu. Kemiri yang meroket dari Rp60 ribu ke Rp75 ribu. Sekarang mahal sekali," terangnya.

Sulaiman juga mengatakan, kenaikan ini, selain karena dampak cuaca juga berpatokan pada kenaikan harga cabai rawit.

Baca Juga: APL Resmikan PLTS Atap di Sidoarjo, Pangkas Emisi 264 Ton per Tahun

"Tolong, rakyat kecil menjerit, apa-apa mahal semuanya sekarang. Patokannya cabai rawit naik, semua ikut naik," tuturnya.

Sementara untuk sayur-mayur ternyata juga mengalami kenaikan harga.

Salah satu pedagang sayur, Risdiana mengatakan, sayur-mayur naik mengalami kenaikan yang tinggi saat ini.

"Semua naik, terong dan kacang panjang dari Rp10 ribu (per kilogram), sekarang Rp14 ribu. Pare dari Rp8 ribu jadi Rp12 ribu, gambas dari Rp8 ribu jadi Rp10 ribu," paparnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Namun di tengah musim hujan ini, penjualan sayur di lapak miliknya mengalami penurunan.

"Biasanya total penjualan sampai 20 kilogram setiap hari, sekarang jadi 10 kilogram per hari," terang Risdiana.

Pedagang lainnya, Teguh mengatakan, kentang dan wortel juga mengalami kenaikan harga.

"Kentang dari harga Rp12 ribu (per kilogram) sekarang Rp14 ribu, naik Rp2 ribu. Sementara wortel naik dari Rp90 ribu sekarang tembus di Rp110 ribu," pungkasnya.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.