Kamis, 18 Jun 2026 08:17 WIB

Kronologi Pertikaian Kajari dengan Pemotor di Kediri dan Alasannya Lepaskan Tembakan

  • Penulis :
  • | Selasa, 24 Des 2024 18:15 WIB
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kediri, Pradhana Probo Setyarjo resmi melaporkan peristiwa pertikaian di Kota Kediri yang sempat viral di media sosial, Senin (23/12/2024) malam itu ke Polres Kediri Kota.

Sebelumnya, beredar video di media sosial saat ia bertikai dengan dua pengendara motor di simpang Kodim 0809, jalan Imam Bonjol Kota Kediri. Kajari sempat melepaskan tembakan peringatan ke udara saat dua orang pengendara Vario merah tersebut terus menyerang.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Kronologi pertikaian itu menurut Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, berawal saat pengendara motor tersebut meneriaki Kajari Kabupaten Kediri yang tengah bersama keluarga. Pemotor tersebut bahkan nekat menghadang dan menggebrak mobil Innova berplat merah tersebut.

“Jadi, dari simpang setelah Rocabana atau jalan Hasanuddin sampai dengan simpang depan Kodim 0809 atau jalan Imam Bonjol. Bahwa benar memang satu kendaraan Innova plat pemerintah atau plat merah yang dikendarai bapak Kajari Kabupaten Kediri, jadi beliau mengendarai sendiri dan di dalamnya beserta keluarga,” kata Kapolres Kediri, Selasa (24/12/2024).

“Pada saat setelah di simpang Rocabana, diteriaki oleh dua orang tak dikenal, yang mengendarai sepeda motor berboncengan dengan kalimat berhenti, berhenti, berhenti, namun demikian tidak digubris dengan pengendara Innova dan terus berjalan. Dan akhirnya di simpang Kodim 0809 karena lampu merah kendaraan berhenti. Di situlah pengendara sepeda motor dua orang tak dikenal itu turun, yang satu menghadang di depan kap kendaraan, satu menggedor pintu,” tambahnya.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

Saat ini, lanjut Kapolres Kediri, pihaknya telah mengamankan dua pemotor itu untuk dimintai keterangan. Pihaknya tengah mendalami motif HFL (33) warga Kampung Dalem, Kota Kediri dan AM (42) warga Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri itu.

Terkait alasan penembakan yang dilakukan Kajari Kabupaten Kediri, menurut Bramastyo karena situasi ancaman yang terjadi malam itu. Sehingga dirinya bertindak mengamankan anak dan istrinya yang tengah berada di dalam mobil.

“Motif dua orang tidak dikenal ini masih kita dalami, yang jelas tindakan yang patut diduga perbuatan yang tidak menyenangkan tersebut, merasa pengancaman baik kepada bapak Kajari maupun keluarga yang saat itu memang berada di dalam mobil, digedor-gedor baik kap maupun pintu mobil sehingga pak Kajari juga melakukan perbuatan mengamankan keluarganya,” terangnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sesuai aturan, tindakan yang dilakukan Kajari Kabupaten Kediri itu legal untuk menurunkan moril pelaku tindak kejahatan.

“Kalau itu sesuai dengan Perkap nomor 1 tahun 2009 bab 6 pasal 15 tentang penggunaan kekuatan, dimana tembakan peringatan dapat dilepas ke udara maupun ke tanah jika dinilai ada ancaman kemudian oleh pemilik senjata dikeluarkan untuk menurunkan moril pelaku kejahatan dengan tetap berhati-hati melakukan tembakan peringatan,” tandasnya.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.