Kamis, 18 Jun 2026 08:12 WIB

Pemkab Lamongan Gelar Operasi Pasar Murah, Cegah Inflasi saat Nataru

Antusias warga Lamongan saat gelaran operasi pasar murah. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Antusias warga Lamongan saat gelaran operasi pasar murah. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemkab Lamongan menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) sebagai upaya menjaga stabilitas stok dan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

OPM kali ini digelar oleh 3 unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di antaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga Bulog.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik, mengatakan pihaknya menyediakan 2 ton beras, 100 dus minyak goreng, daging ayam 50 kg, telur 200 kg, dan cabai 100 kg.

"Karena beberapa item seperti cabai dan telur kan kemarin sempat mengalami lonjakan (harga). Alhamdulillah sudah turun," kata Anang di Pasar Sidoharjo, Selasa (24/12/2024).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Menurutnya, harga sejumlah komoditi mulai beranjak stabil, misalnya cabai rawit dari harga Rp45 ribu menjadi Rp38 ribu per kilogram. Beras premium kini diharga Rp16 ribu dan jenis mendium Rp12.500.

"Pasar murah ini kita selenggarakan untuk mengantisipasi lonjakan harga menjelang tahun baru. Paling tidak, menjaga kestabilan harga dan juga ketersediaan bahan pokok di Lamongan tetap aman," tuturnya.

Baca Juga: Inflasi Kota Kediri Mei Terkendali, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

OPM berjalan kondusif dan masyarakat tertib mengantri untuk mendapat bahan pokok seperti beras dan minyak.

"Semoga pasar murah seperti ini bisa terus diadakan, supaya harga di pasaran tidak mendadak tinggi. Terutama saat Natal dan tahun baru seperti ini," tuturnya salah satu warga, Faza.

Editor : Endang Pergiwati
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.