Rabu, 17 Jun 2026 05:18 WIB

Masker Sisik Ikan Bandeng ini Bisa Cegah Penuaan, Mau Coba?

Sisik Ikan Bandeng saat diuji coba.
Sisik Ikan Bandeng saat diuji coba.

jatimnow.com — Kulit yang terasa kering, muncul kerutan, kendur, dan lipatan-lipatan halus merupakan tanda awal penuaan dini pada wajah. Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor intrinsik dari hormon atau faktor eksternal seperti lingkungan, polusi, pemakaian make-up berlebihan, dan gaya hidup tidak sehat.

Namun, tanda-tanda tersebut bisa dihindari dengan produk masker wajah kaya kolagen ciptaan Mahasiswa S1 Management STIE Perbanas Surabaya yang berbahan dasar sisik ikan bandeng.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Nur Maghfirotul Auliyah, Riska Friki Anggareni, dan Yusi Ismawati, adalah tiga mahasiswa pembuat masker wajah yang diberi nama "Milkfish Scales Mask".

Auliyah mengatakan masker yang diraciknya itu bermula ketika menjalani rutinitas untuk mengantarkan ibunya ke salah satu pasar daerah Lamongan.

Ia selalu mencium bau amis karena tumpukan sisik ikan bandeng, kemudian ia berinisiatif untuk mencari literasi di internet tentang manfaat yang terdapat dalam limbah tersebut.

”Saya cari tahu di Google, ternyata sisik Ikan Bandeng banyak mengandung kolagen. Dari sinilah saya terinspirasi untuk membuat masker wajah dari sisik Ikan Bandeng karena kolagen sendiri berfungsi untuk menghambat proses penuaan. Jadi, bisa dipakai untuk semua usia,” ceritanya.

Untuk memantapkan hasil kolagen sisik ikan bandeng, Auliyah bersama kedua rekannya melakukan uji laboratorium. Akhirnya, sisik Ikan Bandeng terbukti mengandung kolagen sebanyak 25,28 persen.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Berbekal hasil tersebut, kami mencoba membuat masker serbuk sisik ikan bandeng dicampurkan aroma alami seperti buah-buahan maupun kayu-kayuan," katanya.

Auliyah menjelaskan, cara pembuatan masker tersebut langkah pertama yaitu mencuci bersih sisik ikan bandeng. Selanjutnya dilakukan perendaman selama lima menit menggunakan air tajin atau yang biasanya disebut air bekas cucian beras untuk menghilangkan bau amis.

"Selanjutnya, ditiriskan dan dijemur hingga kering. Setelah kering, kemudian dihaluskan menggunakan blander dan dicampurkan aroma alamiah yang terbuat dari kulit jeruk nipis, pandan, cengkeh dan kayumanis," terangnya.

Sementara itu, Widya Mei salah satu mahasiswa STIE Perbanas yang mencoba masker Sisik Ikan Bandeng ini mengaku hasilnya cukup memuaskan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pertama kali digunakan, maskernya seperti tidak menyatu dengan kulit wajah, namun ketika kering dan pas mau dibilas pakai air atau pakai air tawar, bisa dibuat scraf di wajah. Soalnya, ada butiran-butiran halus untuk menghilangkan komedo terutama di daerah sekitar hidung dan di bawah mulut,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat ini, mereka berencana melakukan perbaikan kemasan dan mendaftarkan pematenan produk serta mendaftarkan ke BBPOM.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.