Rabu, 17 Jun 2026 10:28 WIB

KAI Daop 9 Jember Gandeng BMKG Juanda Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

  • Penulis : Sugianto
  • | Selasa, 17 Des 2024 18:31 WIB
KAI Daop 9 Jember teken MoU dengan BMKG Juanda hadapi bencana Hidrometeorologi (Sugianto)
KAI Daop 9 Jember teken MoU dengan BMKG Juanda hadapi bencana Hidrometeorologi (Sugianto)

jatimnow.com - Mengantisipasi bahaya bencana Hidrometeorologi, KAI Daop 9 Jember menandatangani MoU dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya.

Daop 9 Jember memiliki potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, angin kencang, longsor, yang dapat mengganggu rel kereta api dan mengancam keselamatan penumpang maupun petugas kereta api.

Baca Juga: Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Vice President KAI Daop 9 Jember, Hengky Prasetyo mengatakan, wilayahnya sangat berpotensi terjadi banjir saat hujan lebat dan hal itu bisa mengganggu perjalanan kereta. 

Biasanya, yang berpotensi bahaya tersebut adalah sekitar Stasiun Kalibaru Banyuwangi. Sementara longsor, bisa terjadi di sekitar Stasiun Kalisat hingga Garahan yang memiliki tebing yang cukup tinggi. 

Sedangkan angin kencang perlu diwaspadai di wilayah Stasiun Rogojampi, dengan banyak area terbuka. 

"Tujuan MoU ini, memberi pelayanan dan kenyamanan kepada pelanggan, dengan kerja sama ini kita mampu mengetahui titik-titik hidrometeorologi," kata Hengky, Selasa (17/12/2024). 

"Jika kita mendapat informasi secara valid, kita bisa melakukan mitigasi bencana secara tepat. Yang paling penting, ini akan kita masukkan dan kita inovasi juga pelayanan penumpang," sambungnya. 

Baca Juga: KAI Daop 9 Jember Tutup 11 Perlintasan Liar Sepanjang 2026

Hengky menyampaikan, para kondektur nanti juga akan memberikan informasi kepada pelanggan di stasiun Jember, bagaimana prakiraan cuacanya di sana.

"Jadi penumpang bisa prepare (persiapan) terhadap layanan informasi ini. Kita bisa melakukan mitigasi, yaitu persiapan alat material untuk siaga," jelasnya. 

"Ada petugas ekstra, yang sudah kami sebar di setiap stasiun. Ketika ada peringatan dini, seluruhnya sudah siap. Angkutan kereta api mengutamakan keselamatan, ketika peringatan dini mengancam, kereta tidak akan dijalankan," tegasnya.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Sedangkan, Kepala Pusat Klimatologi Jawa Timur, Anung Suprayitno mengatakan, selain jalur perkeretaapian, pihaknya juga melayani dan memberikan informasi terhadap pelayaran, penerbangan dan jalur darat. 

"Kami mewanti-wanti, ketika BMKG mengeluarkan peringatan dini, kami mohon untuk ditindaklanjuti dengan antisipasi. Ketika ada potensi cuaca ekstrem yang benar-benar menghambat jalur, mungkin perjalanan kereta akan ditunda," pintanya. 

"Terkadang warning BMKG peringatan dini, kadang banyak abainya di operator-operator tersebut. Jika dijalankan, akan lebih berhasil. Itu yang menjadi keberhasilan BMKG jika ditindaklanjuti," tambahnya. 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.