Minggu, 14 Jun 2026 06:31 WIB

Inspektorat Tulungagung Sebut Belasan Desa Rawan Penyalahgunaan Anggaran

Inspektur Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibyo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Inspektur Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibyo. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dalam kurun waktu setahun terakhir, terdapat 3 kepala desa di Tulungagung yang bermasalah dengan hukum. Mereka menyalahgunakan penggunaan anggaran di desa untuk keperluan pribadi.

Pihak Pemkab sendiri meningkatkan sosialisasi dengan menggandeng Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menghindari pemerintah desa melakukan korupsi. Mereka juga memantau laporan pertangungjawaban setiap desa menggunakan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Baca Juga: Sandang Status Tersangka, Kades di Probolinggo Masih Hirup Udara Bebas

Inspektur Inspektorat Kabupaten Tulungagung, Tranggono Dibyo mengatakan secara umum perangkat desa di Kabupaten Tulungagung sudah memahami tentang aturan penggunaan anggaran yang ada di desa. Hal ini dibuktikan dengan pembuatan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan penyelesaian Laporan Pertanggungjawaban yang dibuat setiap tahunnya.

Namun pihaknya mengakui, masih ada saja desa yang secara administratif perlu mendapatkan perhatian.

"257 desa secara umum sudah bisa semuanya, bisa membuat anggaran namun dalam pelaksanaannya masih kita temukan pekerjaan tidak tepat waktu, kurang volume atau kualitas," ujarnya, Jumat (13/12/2024).

Salah satu upaya monitoring yang dilakukan Pemkab dalam melihat kinerja Pemdes adalah dengan melihat progres laporan setiap desa pada aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Tranggono menyebut, dari 257 Pemdes yang melaporkan, rata-rata setiap tahunnya masih didapati belasan desa yang perlu mendapatkan perhatian khusus karena rawan melakukan penyalahgunaan anggaran. Seperti Pemdes yang terlambat melaporkan penggunaan anggaran di tahun sebelumnya, atau pemdes yang terlambat membuat Rencana Anggaran Belanja (RAB).

"Hasilnya, bisa kita lihat mana desa yang rawan administrasi, kalau korupsi itu setelah dilihat secara administratif, misalnya ada desa yang terlambat membuat LPJ, atau terlambat membuat RAB, atau mereka kelihatan di Siskeudes, misal ada yang telat administrasi maka akan ada kecurigaan masalah di sana, misal bikin LPJ sampai bulan februari, Apa memang belum dikerjakan atau sudah dikerjakan tapi belum dilaporkan, titik rawan itu yang kita temukan, ada belasan desa," rincinya.

Ketika ditemukan hal seperti ini, maka pihaknya menunggu tindakan dari instansi vertikal langsung dari desa tersebut, yakni Camat kemudian Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD).

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

Kedua instansi tersebut yang akan menegur dan mengingatkan pihak desa. Jika langkah tersebut belum cukup, maka Insektorat turun membantu penyelesaiannya.

"Baru kalau keduanya sudah mengambil peran, nanti akan disampaikan kepada kita kalau tidak selesai di mereka," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.