Rabu, 17 Jun 2026 01:04 WIB

Mas Dhito Jamin Hidup Korban Selamat dari Pembunuhan Sekeluarga di Kediri

  • Penulis :
  • | Senin, 09 Des 2024 11:26 WIB
Mas Dhito saat jenguk korban selamat dari pembunuhan sekeluarga di Kediri. (Foto-foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat jenguk korban selamat dari pembunuhan sekeluarga di Kediri. (Foto-foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana memberikan pendampingan khusus terhadap korban selamat dari kasus pembunuhan satu keluarga di Dusun Gondang Legi, Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, beberapa waktu lalu. Mas Dhito juga menjamin hidup dan sekolah sang bocah.

Samuel Putra (8), korban selamat dari kasus pembunuhan sadis yang menimpa keluarganya itu kini masih menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Kediri.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kemarin, Mas Dhito menjenguk bocah malang itu di rumah sakit. Dia menyebut bakal memberikan trauma healing bagi korban, mengingat dia melihat langsung kejadian Rabu pagi itu.

"Karena bagaimanapun si adik ini menyaksikan langsung kejadian dimana terjadi pembunuhan terhadap kedua orang tua dan kakaknya," katanya, Minggu (8/12/2024).

Kondisi korban menurut Mas Dhito secara fisik dalam kondisi stabil, hanya saja secara mental masih dalam kondisi trauma. Dalam kondisi itu saat di rumah sakit dia pun hanya bisa melihat korban dari luar kamar.

Pemerintah Kabupaten Kediri, lanjut Mas Dhito akan memastikan korban bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Untuk itu, tindakan pertama yang dilakukan yakni memberikan pendampingan psikolog untuk pemulihan mental korban.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

"Termasuk untuk kebutuhan sekolah, kebutuhan untuk hidup dan sebagainya nanti kita yang tanggung," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala RS Bhayangkara Kombes Pol Agung Hadi Wijanarko menambahkan, kondisi korban saat ini sudah membaik. Pendarahan pada bagian kepala akibat benda tumpul telah tertangani melalui operasi.

Secara psikologis, diterangkan, korban yang diduga  melihat dan mendengar langsung kejadian yang menimpa keluarganya hal itu terekam dalam memori.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Sehingga dia merasa kalau bertemu orang baru merasa ketakutan," terangnya.

Selama di rumah sakit, selain penanganan untuk penyembuhan secara fisik, untuk pemilihan kondisi psikologi korban, diakui pihak rumah sakit juga menyediakan psikiater.

Untuk diketahui, dalam kasus pembunuhan satu keluarga itu terdapat tiga orang yang meninggal. Mereka adalah Agus Komarudin (38), istrinya Kristina (34) dan anak sulung mereka Christian Agusta Wiratmaja Putra (9). Samuel selamat namun dalam kondisi kritis.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.