Kamis, 18 Jun 2026 02:38 WIB

6 Wilayah di Lamongan Rawan Bencana Hidrometorologi, Bupati: Terus Siaga

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat mengecek persiapan alat dan personel menyambut musim hujan dan potensi bencana hidrometerologi. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat mengecek persiapan alat dan personel menyambut musim hujan dan potensi bencana hidrometerologi. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, menetapkan 6 kecamatan masuk dalam daftar potensi rawan bencana saat musim hujan akhir tahun ini. Serangkaian persiapan dilakukan Pemkab Lamongan, salah satunya fokus pada kelengkapan peralatan juga kesiapan personel.

"Kita terus bersiaga, ini merupakan upaya awal untuk mempersiapkan mereka para personel menghadapi bencana di Kabupaten Lamongan,” ujar Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat memimpin apel kesiapsiagaan bencana, Jumat (6/12/2024).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Kesiapan peralatan dalam menghadapi bencana hidrometeorologi meliputi, mobil pompa air, gergaji, logistik, dan tenda pengungsi. Adapun personel yang disiagakan yakni TNI/Polri, Damkar, BPBD.

Yuhronur menyebut bahwa Kabupaten Lamongan terdapat 6 kecamatan yang berpotensi mengalami bencana hidrometeorologi.

"Terdapat 6 kecamatan yang berpotensi meliputi Kecamatan Karangbinangun, Kecamatan Glagah, Kecamatan Turi, Kecamatan Karanggeneng, Kecamatan Deket dan Kecamatan Laren,” ungkap Yuhronur.

Baca Juga: Skor Indikator Sosial Masyarakat Tinggi, Bukti Lamongan Hidupkan Pancasila

Bencana Hidrometeorologi merupakan bencana yang disebabkan oleh faktor cuaca, dan iklim yang menyebabkan bencana puting beliung, banjir bandang, jika tidak segera dipersiapkan hal ini akan menjadi kerugian di masyarakat.

Yuhronur mengungkapkan bahwa bencana yang disebabkan oleh hidrometeorologi ini menyebabkan kerugian mencapai Rp4 miliiar di tahun 2023/3024 lalu.

"Bencana puting beliung yang merusak rumah warga di Kabupaten Lamongan menyebabkan kerugian mencapai Rp4 miliar,” ungkap Yuhronur.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Menanggapi potensi bencana banjir di Bengawan Solo dan Bengawan Jero, Yuhronur akan mempersiapkan posko-posko di daerah 6 kecamatan yang berpotensi terkena bencana hidrometeorologi ini.

”Kami akan mempersiapkan langkah konkret dengan mendirikan posko di kecamatan yang berpotensi,” ujar Yuhronur.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.