Minggu, 21 Jun 2026 13:13 WIB

Revitalisasi Pasar Ngadiluwih Kediri, Mas Dhito Siapkan Desain Estetis Berbalut Budaya

  • Penulis :
  • | Rabu, 04 Des 2024 11:15 WIB
Pasar Ngadiluwih tampak dari atas. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Pasar Ngadiluwih tampak dari atas. (Foto: Pemkab Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com – Revitalisasi Pasar Ngadiluwih di Kabupaten Kediri segera dimulai Maret 2025 mendatang. Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana bakal mempercantik pasar ini dengan desain estetis berbalut budaya.

Saat ini pekerja mulai membongkar bangunan los dan kios pasar sebelum dibangun tahun depan. 600 pedagang kini telah menempati TPPS.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengatakan, pembongkaran bangunan pasar ini ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2024 ini.

“Pedagang yang ada di Pasar Ngadiluwih ini berdasarkan data kita ada 600 orang, selama proses revitalisasi ini para pedagang kini menempati TPPS,“ kata Tutik, Rabu (4/12/2024).

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Sebagaimana arahan Mas Dhito dan telah direalisasikan di Pasar Wates, revitalisasi pasar tradisional ini tetap memasukkan tematik wisata, budaya dan modern dengan anggaran mencapai Rp30 miliar. Diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pasar tradisional yang berdampak pada peningkatan transaksi jual beli masyarakat.

“Pasar Ngadiluwih nantinya juga menampilkan desain yang estetik dengan memasukkan unsur budaya. Berbelanja ke pasar ini, sekaligus pengunjung juga dapat merasakan berwisata,” jelasnya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Sementara itu, Pasar Wates yang telah direvitalisasi lebih awal dan menjadi pasar percontohan kini semakin terlihat menarik dengan pedestrian yang rapi dengan tambahan urnamen lampu taman dan bangku.

Editor : Yanuar D
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.