Minggu, 14 Jun 2026 23:37 WIB

Bangunan SDN 5 Nglebeng Trenggalek Jebol Tertimpa Longsor

Petugas gabungan melakukan evakuasi pembersihan material longsor di SDN 5 Nglebeng. (Foto: Bramantya Pamungkas/jatimnow.com)
Petugas gabungan melakukan evakuasi pembersihan material longsor di SDN 5 Nglebeng. (Foto: Bramantya Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hujan deras selama 4 jam menyebabkan longsor menimpa bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Nglebeng, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Material longsor membuat dinding ruang kelas jebol.

Proses belajar mengajar untuk sementara dipindahkan ke tempat aman terlebih dahulu. Petugas BPBD dibantu dengan warga bergotong royong membersihkan material longsor yang masuk ke ruang kelas tersebut.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono mengatakan, peristiwa longsor itu terjadi pagi tadi sekitar pukul 04.00 WIB. Longsor dipicu hujan deras selama 4 jam. Tebing setinggi 6 meter yang berada di belakang sekolah longsor dan mengenai bangunan.

"Karena hujan deras, membuat tebing setinggi 6 meter yang berada di belakang sekolah itu longsor," ujarnya, Selasa (3/12/2024).

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Material longsor ini menyebabkan dinding ruang kelas jebol. Petugas gabungan melakukan evakuasi pembersihan material longsor di SDN 5 Nglebeng. Mereka membersihkan materila berupa tanah dari dalam kelas.

"Untuk sementara waktu, bangunan yang tertimpa material longsor belum dapat difungsikan," jelasnya.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Berdasarkan perkiraan, kerugian akibat bencana longsor yang menimpa SDN 5 Nglebeng itu mencapai Rp 150 juta.

"Kami mengimbau kepada pihak sekolah dan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana alam, mengingat cuaca yang tidak menentu," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.