Rabu, 22 Jul 2026 17:47 WIB

UIN KHAS Jember Serukan Sehari Bebas Polusi demi Selamatkan Bumi

  • Penulis : Sugianto
  • | Senin, 02 Des 2024 16:06 WIB
Nampak mahasiswa UIN KHAS Jember berjalan kaki di area kampus (Foto: Sugianto/jatimnow.com)
Nampak mahasiswa UIN KHAS Jember berjalan kaki di area kampus (Foto: Sugianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Guna menyelamatkan bumi dan alam semesta, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menyerukan sehari bebas polusi.

"Ini bagian tanggung jawab kita sebagai manusia untuk berkontribusi terhadap kesehatan alam," kata Rektor UIN KHAS Jember Prof Hepni, Senin (2/12/2024).

Baca Juga: Siswa TK-SD di Bangsalsari Jember Keracunan, Santapan MBG Diduga Jadi Pemicu

"Kita tahu, semakin hari lapisan ozon kita semakin menipis, dan itu kalau dibiarkan terlalu lama akan menjadi bahaya bumi kita. Karena ultraviolet menjadi berbahaya bagi planet bumi kita," sambungnya.

Maka dari itu, untuk menciptakan bumi bebas dari polusi, UIN KHAS Jember melaksakan bebas polusi dengan reboisasi atau penanaman bibit pohon di area kampus.

"Reboisasi ini bagian dari sodaqah oksigen bagi manusia. Ini seruan moral untuk kita semua dan memberikan inspirasi tidak saja pada kami, tapi juga pada yang lain," sebutnya.

Hepni mengibaratkan, seperti semut yang menyiram kobaran api, padahal apa yang bisa dilakukan semut sangat kecil dan tidak mungkin dia memadamkan api yang sangat besar.

Baca Juga: Genjot Produktivitas Pangan, Pemkab Jember Kucurkan Rp312 Miliar

"Tetapi semut ingin menegaskan di pihak yang mana, apa kebenaran, apa setuju kebatilan. Apa kita mencintai semesta? atau membiarkan bumi dalam kesengsaraan? Karena ancaman ultraviolet dan itu diawali dengan karbondioksida, polisi dan lain sebagainya," jelasnya.

"Sehingga ini seruan moral, kita memberikan inspirasi kepada yang lain. Kalau umat manusia melakukan seperti ini, tidak mungkin kita akan memberikan kontribusi pendidikan kepada alam semesta," imbuhnya.

Selain reboisasi, UIN KHAS Jember juga membebaskan kampus tanpa kendaraan bermotor, dan itu dilaksanakan seluruh karyawan dan mahasiswa.

Baca Juga: Ratusan Warga Ajung Jember Terjangkit Penyakit Kronis, Banyak yang Takut Berobat

Bahkan terlihat, nampak civitas akademika dan mahasiswa masuk pintu gerbang berjalan kaki dan tanpa mengendarai kendaraan sepeda motor maupun mobil.

"Ini adalah bentuk dari kampus bebas polusi. Jadi meskipun sehari dalam setahun, ada kegiatan kampus bebas polusi. Itu sebetulnya adalah seruan moral bagi kita bahwa, kalau tidak bisa setiap hari, sekali waktu saja," serunya.

"Kita bisa memberikan kepada alam ini, ketenangan, kedamaian dan bebas dari ancaman polusi kendaraan," tambahnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.