Selasa, 23 Jun 2026 07:29 WIB

Ratusan Hektare Tambak di Sedati Diterjang Banjir Rob, Tolong Pak Bupati!

Kondisi ratusan hektare lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo rusak diterjang rob. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)
Kondisi ratusan hektare lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo rusak diterjang rob. (Foto: Ahaddiini HM/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ratusan hektare lahan tambak di pesisir pantai timur Sedati Sidoarjo rusak diterjang pasang air laut maksimum (rob). Akibatnya petani alami kerugian hingga miliaran rupiah.

Salah satu petani tambak Kalanganyar Nurkhamim mengatakan banjir rob ini sudah sering terjadi. Apa lagi kondisi alam yang tidak besahabat di tunjang masuknya musim hujan dengan intensitas tinggi membuat elevasi permukaan air semakin tinggi.

Baca Juga: Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

"Kondisi ini sudah beberapa tahun terjadi. Dampak jebolnya penahan tanggul tambak di dekat pesisir yang dibiarkan oleh pemiliknya. Akibatnya semakin parah ditambah naiknya permukaan air laut ke daratan atau rob," ucapnya, Senin (2/11/2024).

Ia melanjutkan, selain di Desa Kalanganyar, kondisi tersebut juga terjadi di tiga desa lainya yaitu Desa Tambak Cemandi, Banjar Kemuning dan Segoro Tambak yang letaknya di dekat pesisir pantai Sedati Sidoarjo.

"Di Kalanganyar, ada ratusan hektare lahan tambak terdampak rob. Belum di desa sebelah, desa Tambak Cemandi, Banjar Kemuning juga Segoro Tambak. Bila ditotal ratusan hektare," jelasnya.

Lebih lanjut Nurhamim menjelaskan akibat peristiwa ini, ia mengalami kerugian hampir seratusan juta rupiah karena ikan yang akan dipanen hilang.

Baca Juga: APL Resmikan PLTS Atap di Sidoarjo, Pangkas Emisi 264 Ton per Tahun

"Kalau di total, saya alami kerugian Rp80 jutaan. Itu belum biaya operasional perbaikan tanggul yang saya keluarkan Rp45 juta. Kalau ditotal kerugian satu petani seratusan juta maka kalau petani tambak di Sedati ini alami kerugian miliaran rupiah," jelasnya.

Senada, M. Syaikhu petani tambak desa Tambak Cemandi mengaku lahannya sudah lama dibiarkan terbengkalai karena dampak telah lama tanggul penahan air miliknya jebol tiga tahun karena tingginya biaya operasional.

"Ya saya biarkan, gimana lagi biaya untuk menutup tanggul gak ada biaya dan besar. Saya hanya melihat lahan saya seperti lautan. Saya juga tanpa pendapatan pemasukan gak bisa bayar pajak kepada pemerintah juga," ungkapnya.

Baca Juga: Dampak New Moon, Banjir Rob Ancam Pesisir Jatim 12-18 Juni 2026

Ia berharap ada campur tangan pihak pemerintah untuk memberikan bantuan. Mengerahkan alat berat untuk tanggul yang jebol.

"Tolong Pak Bupati yang warga Sedati juga. Bantu kami atasi permasalahan ini, belum ada bantuan sampai sekarang," pungkas Syaikhu.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.