Rabu, 17 Jun 2026 20:27 WIB

Rumah di Baosan Lor Ponorogo Dirobohkan Alat Berat, Dipicu Masalah Keluarga

Alat berat menghancurkan rumah di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Alat berat menghancurkan rumah di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Ponorogo. (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com – Rumah di Desa Baosan Lor, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, menjadi perbincangan hangat di dunia maya setelah dirobohkan menggunakan alat berat.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu (26/11/2024) siang itu diduga berhubungan dengan masalah keluarga. Video kejadian tersebut viral di media sosial.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infoponorogo, terlihat detik-detik alat berat menghancurkan rumah.

Salah satu video berdurasi 27 detik memperlihatkan rumah mewah masih berdiri kokoh, sebelum alat berat mulai bekerja. Dalam hitungan detik, bagian rumah mulai runtuh, menarik perhatian warga sekitar yang ramai menyaksikan peristiwa tersebut.

Menurut narasi video yang beredar, perobohan rumah itu dikaitkan dengan dugaan perselingkuhan. Beberapa komentar netizen menyebutkan bahwa rumah tersebut dibangun oleh suami yang bekerja di luar negeri, namun kemudian terjadi konflik keluarga yang berujung pada penghancuran rumah tersebut.

"Rumah dibangun hasil kerja keras suami di Malaysia. Namun, istri menggugat cerai sepihak dan menikah lagi. Suami merasa harga dirinya dilukai" demikian salah satu netizen dengan akun @cik5920 menulis.

Sementara itu, Camat Ngrayun, Bambang Sucipto, mengakui adanya kejadian tersebut.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

“Iya, ada perobohan rumah di Baosan Lor. Namun, detail permasalahan akan dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelas Bambang, Jumat (29/11/2024).

Lurah Baosan Lor, Parlan, juga mengakui kejadian tersebut. Namun, saat dihubungi, ia belum memberikan keterangan lebih rinci karena sedang dalam perjalanan.

“Nanti saya hubungi kembali untuk memberikan informasi lebih lengkap,” ujarnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Unggahan video tersebut memicu berbagai reaksi dari netizen. Ribuan pengguna memberikan tanda suka, dan ratusan komentar muncul, mulai dari simpati hingga kritik terhadap insiden tersebut.

Spekulasi yang berkembang menyebutkan konflik ini dipicu oleh isu perselingkuhan yang menyebabkan hubungan keluarga retak. Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak berwenang mengenai detail penyebab kejadian.

Insiden ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya komunikasi dan penyelesaian konflik keluarga secara damai, agar masalah tidak berujung pada tindakan yang merugikan semua pihak.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.