Sabtu, 20 Jun 2026 11:44 WIB

Guru di Lamongan Sujud Syukur Sambut Kebijakan Kenaikan Gaji

Guru di Lamongan sujud syukur atas kebijakan kenaikan gaji yang diumumkan Presiden Prabowo. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Guru di Lamongan sujud syukur atas kebijakan kenaikan gaji yang diumumkan Presiden Prabowo. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sikapi kebijakan terbaru Presiden Prabowo terkait kenaikan gaji tenaga pendidik, sejumlah guru di Lamongan melakukan aksi sijud syukur.

Aksi itu dilakukan selepas mengikuti upacara peringatan HUT ke-53 Korpri di Alun-Alun Lamongan, Jumat (29/11/2024).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Kebijakan yang direncanalan bakal mulai direalisasikan pada 2025 tersebut disambit antusias mengingat kebijalan tersebut bisa menjadi acuan kesejahteraan para tenaga pendidik.

M. Imron, guru non-ASN di Lamongan mengaku menunggu kebijakan tersebut bisa segera diwujudkan. Antusias kebijakan tersebut juga dirasakan seluruh guru di Lamongan.

"Sujud syukur saya lakukan karena merasa bahagian dan diperhatikan," ungkapnya.

Baca Juga: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Diusulkan Naik, Ini Besarannya

Lebih lanjut, Imron mengaku makin termotivasi untuk terus mengabdi mencerdaskan anak bangsa. Hal itu juga seiring mendengar keseriusan dari Pemerintah Kabupaten Lamongan soal kenaikan gaji guru.

"Saya senang dan bersyukur atas informasi yang disampaikan bapak bupati soal kebijakan yang dikeluarlan oleh Bapak Prabowo terkait kenaikan gaji guru. Dan kami termotivasi untuk meningkatkan semangat untuk mengabdi diri," bebernya.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengungkapkan ikut berbahagia atas kabar baik kenaikan gaji guru. Menurutnya, hal itu dapat menaikan kesejahteraan guru.

"Jadi yang sisampaikan bapak Presiden pada Kamis lalu bahwa akan memberikan kesejahteraan bagi guru. Kami pemkab lakongan siap untuk mengawal kebijakan tersebut khususnya dalam pengaturan financial di alokasikan di Lamongan," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.