Kamis, 18 Jun 2026 04:55 WIB

Desa di Trenggalek Ini Gunakan ADD untuk Beli Anjing, Lho?

Anjing yang dibeli oleh Pemdes Karangturi di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Anjing yang dibeli oleh Pemdes Karangturi di Trenggalek. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Hal unik dilakukan oleh Pemerintah Desa Karangturi, Kecamatan Munjungan, Kabupaten Trenggalek. Mereka menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) untuk membeli 8 ekor anjing pemburu. Lho?

Ya, pembelian anjing ini dilakukan setelah masyarakat resah dengan serangan babi hutan yang merusak tanaman mereka. Nantinya anjing pemburu ini akan digunakan untuk menjaga kawasan lahan pertanian warga.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kepala Desa Karangturi, Puryono mengatakan, selama ini para petani sering mengeluh karena tanamannya dirusak oleh babi hutan. Akibatnya, banyak petani yang mengalami kerugian akibat hasil tanaman tidak dapat dimanfaatkan.

"Banyak petani kami yang resah karena babi hutan merusak tanaman seperti ketela pohon dan ubi-ubian yang ditanam petani," ujarnya, Minggu (24/11/2024).

Untuk mengatasi serangan babi hutan, Pemdes Karangturi berinisiatif untuk membeli 8 ekor anjing untuk menjaga tanaman dari serangan babi hutan. Hal ini dilakukan setelah Pemdes Karangturi mewadahi aspirasi dari para petani. Anjing ini rata-rata dibeli dengan harga RP1,5 juta per ekor. Mereka menggunakan dana ADD untuk membeli hewan tersebut.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Untuk awal ini kami masih membeli 8 ekor anjing yang diserahkan kepada kelompok tani hutan," terangnya.

Meski tampak aneh, pembelian anjing buru ini sangat membantu para petani dari serangan babi hutan. Apalagi sektor pertanian sangat penting dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Puryono bahkan telah merencanakan anggaran APBDes 2025 untuk pengadaan 18 ekor anjing. Sehingga seluruh kawasan pertanian di hutan dapat terlindungi dari serangan babi hutan.

"Harapanya hasil panen para petani dapat maksimal dan terhindar dari serangan babi hutan. Ini anjing yang kami beli juga sudah berhasil menangkap babi hutan yang meresahkan petani," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.